Berita Batang
Harga Cabai Merah Keriting dan Tomat di Batang Naik, Stok Sayuran Menipis Usai Nataru
Pasokan sayuran dan bumbu dapur di wilayah Kabupaten Batang menyusut usai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru.
Penulis: dina indriani | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Stok sayuran dan bumbu dapur di wilayah Kabupaten Batang menipis usai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Hal itu disebabkan karena mayoritas petani sayuran belum kembali mendistribusikan hasil panennya.
Kendati demikian untuk harga sejumlah sayuran tetap berada dalam kondisi stabil.
Pedagang sayuran di Pasar Induk Batang, Lina mengakui, selama Nataru, pasokan agak berkurang. Dampaknya konsumen banyak yang membeli dengan jumlah terbatas.
“Harganya masih stabil seperti waktu sebelum Nataru, cuma pasokannya yang berkurang. Tapi biasanya dua setelah ini ya akan dipasok lagi,” tuturnya, Selasa (2/1/2024).
Baca juga: Pj Bupati Batang Tegaskan ASN Wajib Lapor Harta Kekayaan ke KPK
Baca juga: Kabupaten Batang Terima Penghargaan dari Gubernur Jateng, Ini 10 Kriteria HAM yang Dipenuhi
Baca juga: Drainase Temporer jadi Solusi KIT Batang Hadapi Tantangan Musim Hujan
Harga cabai merah teropong mengalami penurunan dari Rp60 ribu menjadi Rp55 ribu demikian pula dengan rawit merah yang turun sebesar Rp7.500 yakni dari Rp70 ribu jadi Rp62.500 per kilogramnya.
“Berbeda dengan harga cabai merah keriting yang mengalami kenaikan sebesar Rp5 ribu dari Rp65 ribu ke Rp70 ribu. Sayuran lain yang juga mengalami kenaikan yakni tomat dari semula Rp10 ribu, usai Nataru justru masih bertengger di angka Rp20 ribu per kilogramnya,” jelasnya.
Salah seorang konsumen, Nur Fadilah yang juga sebagai pedagang warung makan Lamongan, mengaku sangat keberatan dengan kenaikan harga sejumlah sayuran, meski kenaikan itu tidak terjadi di seluruh jenis sayuran.
“Kalau harga sayurannya naik terus, bingung mau ngasih harga ke konsumen, tetap dapat untung tapi tipis banget,” ungkapnya.
Ia bersama para pedagang warung makan Lamongan lainnya, mengharapkan agar harga bumbu dapur kembali stabil, agar untung yang diperoleh pun layak.
“Di sisi lain, harga beras di awal tahun 2024 sempat mengalami kenaikan Rp1.000 yakni semula Rp13 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogramnya," imbuhnya.
Sedangkan untuk harga telur, daging sapi dan ayam potong masih tergolong stabil, yakni Rp25 ribu untuk telur dan untuk daging sapi Rp120 ribu dan ayam potong Rp37 ribu per kilogramnya. (din)
Bupati Faiz Ajak Bershalawat di Tengah Aksi Mahasiswa : Tolong Jaga Kabupaten Batang |
![]() |
---|
TNI, Polri, Pemkab, dan Masyarakat Bersatu di Parade Senja Batang Bangun Kawasan Timur |
![]() |
---|
Bupati Batang Serahkan 109 SK ASN, Ingatkan Soal Profesionalitas |
![]() |
---|
Dari Tukang Kayu ke Pengusaha Kreatif, Bupati Faiz Apresiasi Karya Mantan Pekerja PLTU Batang |
![]() |
---|
Wonotunggal Expo 2025, Tradisi Merti Desa Jadi Magnet Ekonomi Kreatif Batang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.