Berita Kabupaten Semarang
Ini Besaran Anggaran OPD Lingkup Pemkab Semarang Tahun 2024, Ngesti Genjot 3 Prioritas Progam
Ngesti Nugraha mengingatkan para pimpinan OPD untuk melakukan percepatan penanganan beberapa aspek di Kabupaten Semarang pada triwulan pertama 2024.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengingatkan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan percepatan penanganan beberapa aspek di Kabupaten Semarang pada triwulan pertama 2024.
Sejumlah hal yang disorotinya saat memasuki tahun anggaran 2024 ini yaitu penanganan stunting, infrastruktur, antisipasi bencana alam.
Menurut dia, pembangunan sumber daya manusia mutlak menjadi prioritas selain pengerjaan berbagai program pembangunan fisik.
“Kita ingin agar ada upaya percepatan, di awal tahun harus didorong supaya tidak menumpuk di belakang,” kata orang nomor wahid di Kabupaten Semarang tersebut kepada Tribunjateng.com, Rabu (3/1/2024).
Baca juga: Upayakan Kesejahteraan Perangkat Desa di Kabupaten Semarang, Bupati Ngesti Naikkan Siltap 2024
Baca juga: Relawan Penerus Negeri Jawa Tengah Berikan Edukasi Cegah Stunting hingga Pelatihan Wirausaha
Ngesti menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang harus serius menekan potensi angka kasus stunting atau tengkes.
Dia menyebutkan, perkembangan penanganan kasus stunting pada 2023 sangat memuaskan.
Kabupaten Semarang menduduki peringkat ke-dua jumlah kasus stunting terendah di Jawa Tengah dari sebelumnya di posisi ke-tiga.
Ngesti menginginkan angka stunting akan terus dapat ditekan pada 2024 ini.
“Peran dan fungsi posyandu agar terus ditingkatkan mutunya agar tak muncul kasus stunting baru,” tegasnya.
Ssbagai informasi, data di Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang menunjukkan pagu belanja DP3AKB mencapai Rp15,364 miliar.
Sedangkan pagu belanja Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang sebesar Rp266,099 miliar.
Sementara itu, DPU Kabupaten Semarang mengantongi pagu belanja Rp180,996 miliar.
Baca juga: Antisipasi Bencana, Alat Pendeteksi Longsor Ditanam di Jalan Arjuna Ungaran Kabupaten Semarang
DPMPTSP Kabupaten mempunyai pagu belanja Rp5,643 miliar dan BKPSDM Kabupaten Semarang Rp8,222 miliar.
Untuk BPBD Kabupaten Semarang, kini memiliki pagu belanja Rp5,053 miliar serta Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Rp23,537 miliar.
“Saya minta keduanya bersiaga penuh mengantisipasi potensi bencana alam," pungkas dia.
Skandal 5 Orang di Papringan Kabupaten Semarang, Sertifikasi Tanah Dikorupsi Ramai-ramai Rp 907 Juta |
![]() |
---|
Kronologi Ayah di Bandungan Paksa Inses Anaknya, Berawal Niat Baik Korban |
![]() |
---|
Di Balik Temuan Jasad Juru Parkir di Parit Pasar Lanang Ambarawa, Diduga Meninggal 4 Jam Sebelumnya |
![]() |
---|
Pemotor Terseret hingga 50 Rumah Warga Ngendo Terdampak, Kisah Banjir Bandang di Kabupaten Semarang |
![]() |
---|
ASN di Kabupaten Semarang Ramai-ramai Minum Susu Sapi Perah dari Peternak Lokal, Seusai Jalan Sehat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.