Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kota Semarang

Anggaran Disperkim Naik, Segini Besaran Pokir DPRD Kota Semarang

Anggaran Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang pada APBD 2024 naik dari tahun sebelum.

TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggaran Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang pada APBD 2024 naik dari tahun sebelum. DPRD Kota Semarang ingin memastikan kenaikan anggaran tersebut benar-benar tepat sasaran. 

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono mengatakan, anggaran Disperkim naik dari sebelumnya pada APBD 2023 sekitar Rp 290 miliar menjadi sekitar Rp 330 miliar pada APBD 2024. Dewan berharap kenaikan anggaran ini bisa menambah pelayanan kepada masyarakat. 

"Sudah kami cek, betul anggaran paling banyak langsung untuk pelayanan kepada masyarakat, terutama untuk perbaikan sarpras (sarana dan prasarana) lingkungan," terangnya usai rapat koordinasi dengan Disperkim, Kamis (11/1/2024). 

Anggaran Disperkim yang cukup besar yaitu anggaran pokok pikiran dewan yakni sebesar Rp 146,5 miliar. 

Suharsono memaparkan, anggaran pokir tersebut untuk kegiatan yang bersifat fisik. Dia menyebut, sumber perencanaan tidak hanya rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), rencana kerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD), musyawarah rencana pembangunan (musrenbang), namun juga ada pokok pikiran dewan (pokir). Seluruhnya masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD). 

"Kita mengusulkan saja aspirasi, terserah dinas yang melaksananakan. Rata-rata ada rentangnya 10 - 15 titik. Selama ini berjalan begitu. Kami tidak melihat angkanya. Itu kewenangan eksekutif. Kami bicaranya kinerja usulan aspirasi," jelas Suharsono

Dia berharap, titiknya pengerjaan fisik melalui pokir bisa meningkat. Tak hanya titik, kualitas dan volume proyek fisik melalui pokir juga diharapkan meningkat. Sehingga, anggaran bertambah. 

"Alhamdulillah, ada peningkatan. Sudah dua periode, baru meningkat tahun ini, meningkat titik dan volume. Kami harap besok meningkat lagi bisa 20 - 25 titik. Sekarang kurang lebih 13 - 15 titik," sebut politisi PKS tersebut. 

Sementara, Kepala Disperkim Kota Semarang, Yudi Wibowo mengatakan, ada beberapa dedicated programs atau program khusus Disperkim antara lain revitalisasi Pecinan senilai Rp 10,5 miliar, rehab rumah tidak layak huni (RTLH) sebesar Rp 15,3 miliar, fasilitasi sanitasi dan pembangunan sarpras sanitasi sebesar Rp 3,4 miliar, fasilitasi sumber air bersih senilai Rp 3,3 miliar. 

Adapun pokir juga masuk dedicated program dengan anggaran sebesar Rp 146,5 miliar.

"Pokir itu pokok pikiran dewan. Ada yang ngajukan perbaikan lampu, infrastruktur lain seperti jalan, paving, talud, beton. Itu aspirasi dari dewan. Per dewan sekitar Rp 1 miliar," sebutnya. (eyf)

Baca juga: Chord Kunci Gitar Orang yang Salah Shinta Arsinta, Mungkin Ini Salahku

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 SMP/MTs Semester 2 Halaman 174 175 176 177 178 179 180 187 189

Baca juga: 196.000 Batang Rokok Ilegal disita Bea Cukai Kudus di Jasa Ekspedisi Jepara

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 9 SMP/MTs Halaman 189 Chapter 8 Semester 2


 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved