Breaking News
Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Semarang

WASPADA, Pohon Tumbang Marak di Kabupaten Semarang, Hari Ini Terjadi di 4 Lokasi Berbeda

Empat pohon tumbang di lokasi berbeda. Akibatnya, sejumlah rumah dan satu bangunan sekolahan mengalami kerusakan serta akibat tertimpa batang pohon

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Muhammad Olies
Dok BPBD Kabupaten Semarang
EVAKUASI - Anggota BPBD Kabupaten Semarang mengevakuasi pohon yang tumbang akibat angin kencang dan hujan lebat di Desa Sepakung (lereng Gunung Telomoyo), Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Sabtu (20/1/2024). Selain pohon tumbang, puluhan rumah juga rusak akibat kejadian tersebut. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Angin kencang dan hujan menerjang wilayah Kabupaten Semarang pada Selasa (23/1/2024).

Sedikitnya 4 pohon tumbang di lokasi berbeda.

Akibatnya, sejumlah rumah dan satu bangunan sekolahan mengalami kerusakan serta akibat tertimpa batang pohon.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan mengatakan bahwa sebagian besar wilayah Kabupaten Semarang sudah dilanda hujan disertai hembusan angin yang cukup kencang sejak pagi hingga siang hari.

Dia menyebutkan, empat peristiwa pohon tumbang terjadi di sejumlah tempat di Kabupaten Semarang.

“Empat pohon tumbang itu di Desa Randugunting Kecamatan Bergas, di Desa Penawangan Kecamatan Pringapus, lalu dua lagi peristiwa pohon tumbang di Kecamatan Ambarawa dan Kecamatan Ungaran Barat," sebut dia.

Baca juga: Angin Kencang dan Hujan Lebat Landa Lereng Gunung Telomoyo, Puluhan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Baca juga: Pohon Tumbang Terjadi di 12 Lokasi di Kudus Dampak Hujan dan Angin Kencang

Untuk peristiwa di Desa Randugunting, sebuah pohon petai tumbang menimpa tiga rumah di sekitarnya.

Kerugian dari kerusakan rumah masih dalam proses penghitungan oleh BPBD Kabupaten Semarang.

Sementara itu, di Desa Penawangan, bagian atas pohon jati setinggi sekitar 20 meter patah dan jatuh menimpa atap ruang kelas SDN Penawangan 01.

Pohon tumbang juga terjadi di pinggir jalan di wilayah Kecamatan Ambarawa dan juga di wilayah Kecamatan Ungaran Barat.

"Dari dua peristiwa ini, seperti sebelumnya kami langsung lakukan evakuasi. Tidak ada korban dalam empat peristiwa pohon tumbang ini," kata Alexander.

Berdasarkan rangkaian peristiwa yang terjadi saat musim hujan disertai fenomena alam hidrometeorologi ini, masyarakat diminta tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem, yakni hujan lebat disertai kilat dan petir, serta angin kencang.

Alexander mengimbau warga untuk mewaspadai juga potensi terjadinya angin puting beliung.

Dampak-dampak yang biasanya ditimbulkan dari angin kencang dan hujan lebat biasanya banjir, tanah longsor, pohon tumbang serta jalan yang licin.

"Kami mohon laporkan segera jika ada peristiwa bencana kepada kami langsung BPBD Kabupaten Semarang," pungkas dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved