Travel
Rekomendasi Wisata Gratis di Kudus: Melihat Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter
Untuk mengisi liburan akhir pekan, Museum Patiayam di Kabupaten Kudus bisa untuk dikunjungi.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Untuk mengisi liburan akhir pekan, Museum Patiayam di Kabupaten Kudus bisa untuk dikunjungi.
Beragam fosil yang dipamerkan adalah hasil temuan di sekitaran situs patiayam.
Adapun di antaranya koleksi fosil hewan-hewan purba pada zaman plaistosen seperti gajah purba elpas dan stegodon serta hewan-hewan lainnya.
Baca juga: Sosok Keisya Julien Ranaya Siswi SMPN 2 Kudus Yang Sabet 3 Medali Pencak Silat Pelajar
Baca juga: Video Ribuan Emak-emak di Kudus Senam Gemoy Dukung Prabowo-Gibran
Tidak hanya mencakup tentang fauna di daratan saja, namun juga beberapa fosil fauna laut, rawa, dan juga udara ditemukan di Situs Patiayam.
Bahkan juga beberapa kali, ditemukan bagian fosil dari manusia purba pada Situs Patiayam.
Hasil temuan-temuan itu bisa dilihat di Museum Patiayam Kabupaten Kudus, dengan gratis tanpa dipungut biaya.
"Di dalam museum patiayam menyimpan benda cagar budaya yakni fosil hewan purba, hampir semua spesies. Menurut peniliti situs patiayam ini termasuk yang terlengkap," ucap Edukator Museum Patiayam, Siti Asmah, Sabtu (27/1/2024).
Meski demikian, untuk yang dipamerkan di Museum Patiayam hanya beberapa saja, lantaran fragmen ataupun fosil yang ditemukan tersimpan di storage fosil untuk dilakukan identifikasi.
"Di atas (lantai 2) adalah tempat storagenya, yang dibawah ini sedikit karena mewakili di atas."
"Ada sekitar sepuluh ribuan fosil yang sudah teridentifikasi ada juga yang belum teridentifikasi termasuk temuan fosil yang baru," ucapnya.
Untuk koleksi yang paling menjadi daya tarik pengunjung adalah gading gajah stegodon.
Gading tersebut memiliki panjang yang melebihi gading gajah pada umumnya.
"Paling ikonik itu gading gajah stegodon. Ukuran panjangnya sekitar 3,5 hingga 4meter," tuturnya.
Untuk pengunjung umum biasanya dihari Sabtu dan Minggu mulai ramai, namun saat hari efektif banyak dikunjungi anak-anak sekolah.
Untuk tiket masuk di Museum Patiayam Kudus tidak dipungut biaya, pengunjung hanya mengisi buku tamu dan bebas melihat koleksi di dalamnya.
Sementara itu, seorang pengunjung asal Surabaya, Dani Syukron mengaku datang ke Museum Patiayam lantaran penasaran dengan fosil yang ditemukan beberapa waktu lalu oleh para peneliti di Situs Patiayam.
"Penasaran karena beberapa waktu disini viral lihat ada penemuan fosil. Terus saya datangi saja, kebetulan saya lagi mampir di Kudus jadi sekalian jalan-jalan," tuturnya.
Dani mengaku tak rugi mendatangi Museum Patiayam, dengan tiket masuk yang gratis namun mendapatkan pengalaman yang mahal, lantaran mendapatkan pengetahuan tentang zaman prasejarah.
"Nambah ilmu, tiket masuknya gratis jadi untung sekali kita dapat ilmu sambil melihat wujud fisiknya seperti apa fosil dan benda lainnya yang ditemukan di sini," ujarnya. (Rad)
Segini Biaya Jasa Guide dan Porter untuk Muncak ke Rinjani, 3 Hari 2 Malam Mulai dari Rp 3 Juta |
![]() |
---|
Keseruan Wisata Tur Jip di Gunung Muria, Ada Paket Jelajah Kopi |
![]() |
---|
Travelinkcenter, Cara Akademisi Jadi Penghubung Digital antara Pelaku Pariwisata dan Wisatawan |
![]() |
---|
Raperda Kepariwisataan akan Mengatur Pengembangan Desa Wisata dan Kawasan Strategis |
![]() |
---|
Wahana Favorit Wisatawan Goa Terawang Ecopark Blora di Momen Libur Lebaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.