Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Sosok Keisya Julien Ranaya Siswi SMPN 2 Kudus Yang Sabet 3 Medali Pencak Silat Pelajar

Tekun berlatih pencak silat membuat Keisya Julien Ranaya siswi SMPN 2 Kudus sabet 3 medali pencak silat pelajar.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Keisya Julien Ranaya, siswi berprestasi dari SMPN 2 Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Perjuangan tidak kenal lelah digambarkan Keisya Julien Ranaya siswi SMPN 2 Kudus dalam menekuni olahraga bela diri pencak silat di Kota Kretek. 

Ketekunannya berlatih pencak silat sejak dini mulai membuahkan hasil saat memasuki jenjang pendidikan SMP.

Dia berhasil menyabet tiga medali kejuaraan pencak silat dalam beberapa kompetisi yang diikuti tingkat pelajar SMP.

Baca juga: SMPN 1 Jati Kudus Siapkan 20 Atlet Pencak Silat Tatap Popda 2024

Keberhasilannya didapat hasil kerja keras yang dibangun sejak berlatih di bangku kelas 4 sekolah dasar.

Prestasi teranyarnya sebagai juara 1 kejuaraan kabupaten (Kejurkab) pencak silat kategori tarung pada awal Januari 2024. 

Kini Keisya menatap medali keempatnya pada kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang rencananya digelar pada 19-25 Februari 2024. 

Keisya mengatakan, ketertarikannya dengan olahraga pencak silat bermula dari ajakan teman.

Kala itu dia tertarik berlatih pencak silat kategori seni mengikuti apa yang dipelajari teman-temannya. 

"Awalnya sama sekali tidak ada niatan ikut pencak silat. Orangtua, keluarga juga tidak ada yang dari olahraga silat. Murni diajak teman dan lama-lama nyaman, jadi suka," terangnya, Jumat (26/1/2024).

Dalam ajang Kejurkab beberapa waktu lalu, Keisya keluar menjadi juara pencak silat pelajar putri kategori tarung.

Dia berhasil memaksimalkan pemusatan dua bulan latihan untuk mengalahkan tujuh lawannya sepanjang kejuaraan berlangsung. 

Keisya membawa pulang medali bersama rekan seperjuangannya di SMPN 2 Kudus Alexander Alghozalie yang menyabet juara 1 pencak silat kategori seni dan Mayco Hafizh mendapatkan juara 2 kategori tarung.

"Persiapan Kejurkab kemarin kurang lebih dua bulan. Pas mendekati kejuaraan, latihan lebih sering setiap harinya," terang warga Mlati Kidul Kudus. 

Raihan tiga medali tidak menjadikan Keisya berpuas diri. 

Baca juga: Viral Oknum Perguruan Silat di Tuban Keroyok Pengendara Motor Secara Brutal, Satu Korban Wanita

Dia ingin bisa menaklukan berbagai kompetisi pencak silat dengan level yang lebih tinggi.

Terdekat, pelajar 14 tahun tersebut bertekad membawa pulang medali Popda 2024 hingga tingkat provinsi. 

"Mau berlatih lebih keras lagi supaya bisa juara di perlombaan yang lebih tinggi. Misalnya tingkat eks karesidenan, provinsi, sampai tingkat nasional," harapnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved