Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Sepasang Asisten Rumah Tangga Bunuh Bayi Setelah Gagal Aborsi

Di Cipayung, Jakarta Timur, sepasang asisten rumah tangga (ART) nekat membunuh bayinya.

Bram Kusuma
Ilustrasi aborsi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Di Cipayung, Jakarta Timur, sepasang asisten rumah tangga (ART) nekat membunuh bayinya.

Kedua ART tersebut berinisial F (20) dan DAP (17).

DAP yang panik lantaran bayinya lahir dalam keadaan hidup tak segan membunuh anak tak berdosa itu ke dalam toilet pada Selasa (23/1/2024).

Baca juga: Rahasia Wanita Ini Terbongkar Setelah Warga Temukan Kepala Bayi di Depan Pintu Dapur

Saat ini, sejoli itu dijerat pasal aborsi atas perbuatannya.

Mereka bisa dikenakan pasal lain apabila ditemukan ada kejahatan lain berdasarkan hasil autopsi bayi tersebut.

"Nanti hasil autopsinya apa, akan ditambah pasalnya," ucap Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur AKP Sri Yatmini, Senin (29/1/2024).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, sampai saat ini pihak kepolisian belum mendapatkan hasil autopsinya.

"Kalau dari hasil autopsi ternyata ada kekerasan sebelum bayi meninggal dikarenakan apa, pasal akan ditambah," ujar dia.

Anak itu merupakan anak hasil hubungan di luar nikah F dan DAP.

Mereka berdua adalah ART yang saling kenal di tempat kerja yang sama selama dua tahun.

Kendati demikian, majikan mereka sering ke luar kota.

Keduanya menjalin hubungan romantis dan mulai berhubungan badan hingga akhirnya hamil di luar nikah.

Tak inginkan bayinya

Nicolas mengatakan, keduanya tidak menginginkan anak hasil dari hubungan di luar menikah.

Berdasarkan pengakuan para pelaku, keduanya mulai berhubungan badan laiknya pasangan suami istri (pasutri) sejak tujuh bulan lalu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved