Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Sepasang Asisten Rumah Tangga Bunuh Bayi Setelah Gagal Aborsi

Di Cipayung, Jakarta Timur, sepasang asisten rumah tangga (ART) nekat membunuh bayinya.

Bram Kusuma
Ilustrasi aborsi 

Bayi dalam keadaan hidup," kata Nicolas.

Namun, DAP teguh pada pendiriannya tidak menginginkan bayi berjenis kelamin laki-laki itu.

DAP pun panik.

Ia lantas memasukkan bayinya ke dalam kloset dan mengguyurnya hingga tak ada bekas darahnya lagi.

Di sisi lain, Sri mengatakan, DAP tidak kabur usai membunuh anaknya.

Justru, DAP meminta plastik ke petugas klinik untuk membuang janin dan plasentanya.

Petugas yang melihat F dan DAP menggenggam plastik itu curiga.

Ia lantas menghubungi Polres Metro Jakarta Timur.

"Mereka langsung laporan, kami datang, dan membawa korban ke RS Polri Kramatjati," ucap Sri.

Bayi laki-laki itu dibawa untuk keperluan autopsi, sedangkan DAP untuk perawatan karena sakit.

Takut ketahuan

Adapun motif F dan DAP melakukan aborsi lantaran takut ketahuan.

F takut kondisi DAP yang sedang hamil akan diketahui oleh pihak keluarga masing-masing.

Mereka juga tidak ingin kehamilan DAP diketahui majikan.

Sebab, mereka bukanlah pasangan suami istri (pasutri).

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved