Berita Regional
Sepasang Asisten Rumah Tangga Bunuh Bayi Setelah Gagal Aborsi
Di Cipayung, Jakarta Timur, sepasang asisten rumah tangga (ART) nekat membunuh bayinya.
Bayi dalam keadaan hidup," kata Nicolas.
Namun, DAP teguh pada pendiriannya tidak menginginkan bayi berjenis kelamin laki-laki itu.
DAP pun panik.
Ia lantas memasukkan bayinya ke dalam kloset dan mengguyurnya hingga tak ada bekas darahnya lagi.
Di sisi lain, Sri mengatakan, DAP tidak kabur usai membunuh anaknya.
Justru, DAP meminta plastik ke petugas klinik untuk membuang janin dan plasentanya.
Petugas yang melihat F dan DAP menggenggam plastik itu curiga.
Ia lantas menghubungi Polres Metro Jakarta Timur.
"Mereka langsung laporan, kami datang, dan membawa korban ke RS Polri Kramatjati," ucap Sri.
Bayi laki-laki itu dibawa untuk keperluan autopsi, sedangkan DAP untuk perawatan karena sakit.
Takut ketahuan
Adapun motif F dan DAP melakukan aborsi lantaran takut ketahuan.
F takut kondisi DAP yang sedang hamil akan diketahui oleh pihak keluarga masing-masing.
Mereka juga tidak ingin kehamilan DAP diketahui majikan.
Sebab, mereka bukanlah pasangan suami istri (pasutri).
| Beli Tunai Rp1,3 Miliar Tapi Mau Disita, Pemilik Lexus Kini Pidanakan BFI Finance dan Debt Collector |
|
|---|
| Sosok Antoni, Pecatan ASN Jadi Dalang Pemalsuan SK hingga Raup Rp1,5 Miliar Demi Judi Online |
|
|---|
| Cahyaningrum Dewojati Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Beri Klarifikasi |
|
|---|
| Gaya Lansia Tipu Penjual Telur hingga 250 Kg, Ngaku TNI Berpangkat Kapten, Pakai Atribut Lengkap |
|
|---|
| "Assalamualaikum I Am Muslim Don't Shot" Detik-detik Kapten Asal Indonesia Ditembak Perompak Somalia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/grafis-ilustrasi-aborsi.jpg)