Berita Regional
Sepasang Asisten Rumah Tangga Bunuh Bayi Setelah Gagal Aborsi
Di Cipayung, Jakarta Timur, sepasang asisten rumah tangga (ART) nekat membunuh bayinya.
Mereka hanya bekerja di tempat yang sama.
Lambat laun, keduanya pacaran dan berhubungan badan.
Sebab, F dan DAP sering ditinggal sendirian oleh majikan mereka yang kerap bepergian ke luar kota.
"Keduanya juga sama-sama belum bersedia menjadi pasangan suami dan istri," kata Nicolas.
Usai perbuatannya ketahuan, F digiring ke Polres Metro Jakarta Timur untuk diinterogasi.
Ia mengakui perbuatannya dan kekasihnya.
F ditahan di kantor polisi. Ia dijerat Pasal 76C juncto Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan.
Selain itu, F juga dijerat Pasal 346 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang aborsi.
Sementara DAP yang statusnya anak berhadapan dengan hukum (ABH) akan ditempatkan di tempat rehabilitasi dan perlindungan sosial Sentra Handayani saat pulih. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jerat Pasal Tambahan Menanti Sepasang ART yang Nekat Bunuh Bayinya karena Gagal Aborsi di Cipayung"
Baca juga: Gundukan Tanah Dikira Kuburan Kucing, Ternyata Berisi Mayat Bayi
| Beli Tunai Rp1,3 Miliar Tapi Mau Disita, Pemilik Lexus Kini Pidanakan BFI Finance dan Debt Collector |
|
|---|
| Sosok Antoni, Pecatan ASN Jadi Dalang Pemalsuan SK hingga Raup Rp1,5 Miliar Demi Judi Online |
|
|---|
| Cahyaningrum Dewojati Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Beri Klarifikasi |
|
|---|
| Gaya Lansia Tipu Penjual Telur hingga 250 Kg, Ngaku TNI Berpangkat Kapten, Pakai Atribut Lengkap |
|
|---|
| "Assalamualaikum I Am Muslim Don't Shot" Detik-detik Kapten Asal Indonesia Ditembak Perompak Somalia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/grafis-ilustrasi-aborsi.jpg)