Berita Semarang
Motor Marbot Masjid Semarang Dicuri Maling Pendatang Baru, Dijual Murah Dalih Lunasi Utang Pak Dhe
Dua tersangka dapat mencuri motor dengan mudah karena korban ketiduran di angkringan
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Dua maling motor pendatang baru, Muhammad Agung Budiyono (19) dan Ryhan Al-Khautsar Setiawan (19) mencuri motor Yamaha Jupiter MX pelat K4496LF di angkringan depan E-Clean Loundry, kawasan Kampus Unnes, Jalan Raya Banaran, Sekaran, Gunungpati Kota Semarang, Sabtu (20/1/2024) sekira pukul 02.00 WIB.
Motor tersebut milik Moch Nurhadi (25) seorang marbot di Masjid Jami Istiqomah, Manyaran, Semarang Barat, Kota Semarang.
Dua tersangka dapat mencuri motor dengan mudah karena korban ketiduran di angkringan.
Terlebih motor tidak dikunci setang sehingga mereka cukup mendorongnya dengan kaki menuju ke rumah tersangka Muhammad Agung Budiyono di Plombokan, Semarang Utara, Kota Semarang.
Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Kematian Anak Tamara Tyasmara dan Angger Dimas, Hadirkan Beberapa Saksi
Baca juga: Irish Bella Full Senyum, Ammar Zoni Janji Kirim Jatah Bulanan Rp 10 Juta Buat Anak
"Ide nyolong dari kami berdua. Awalnya kumpul di angkringan lalu mau pulang jam 2 dinihari nemu sepeda motor tidak dikunci setang," ujar tersangka Ryhan Al-Khautsar Setiawan di Mapolrestabes Semarang, Senin (5/2/2024).
Warga Ngemplak Simongan, Semarang Barat ini bersama tersangka Agung langsung menjual motor tersebut kepada tersangka Slamet Ariyanto (28) dan Ervin Mulyanto (32).
"Kami sempat tawar menawar, motor awalnya hendak dijual Rp2 juta terus tak tawar 1 juta," kata tersangka Slamet Ariyanto.
Slamet membeli motor Jupiter tersebut karena termakan omongan Agung yang sesumbar motor itu adalah milik pakdenya yang terlilit utang sehingga dijual cepat dengan harga murah.
Antara Slamet dan Agung keduanya memiliki hubungan kekerabatan sebagai saudara ipar.
"Iya, Agung itu adik ipar saya. Saat beli motor memang suratnya tidak ada, saya tidak curiga karena ada kuncinya. Kemudian niat lainnya karena mau menolong," kata Slamet.
Ryhan dan Agung juga mengaku selain mereka memcuri di kawasan Unnes juga pernah mencuri di Jatibarang, Mijen.
"Di Mijen nyuri motor Beat. Hasil penjualan dibagi rata," beber Agung.
Kasihumas Polrestabes Semarang Kompol Agung Setiyo Budi mengatakan, pencurian sepeda motor ini bermula ketika korban memarkirkan motornya tanpa dikunci setang di lokasi kejadian, Jumat (19/1/2024) sekira pukul 23.30.
Selepas memesan makanan dan minuman di angkringan, korban tertidur pulas sekira pukul 00.30.
Penjual angkringan kemudian menutup angkringan dan masih melihat motor korban , sekira pukul 02.00.
| Wali Kota Agustina: Dimulai Besok Senin, Perbaikan Jembatan Jalan Honggowongso Semarang |
|
|---|
| Perjuangan Atlet Cilik NTB, Sebrangi Laut ke Semarang demi Berlaga di Champ of the Champ 2026 |
|
|---|
| Nicole Sunshine Kosasih, Pelajar SMP Kota Semarang Raih Gold Medal di World Dance Festival 2026 Bali |
|
|---|
| Talud Sungai Silandak Semarang Longsor, Warga Gotong Royong Pasang Sandbag |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Minggu 17 Mei 2026: Hujan Ringan Berpotensi Turun Siang hingga Malam |
|
|---|