Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemilu 2024

9,41 Persen Petugas PPS dan KPPS Rembang Belum Terdaftar JKN, 7,35 Persen Berisiko Penyakit

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pati berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muh radlis
IST
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati Wahyu Giyanto (tengah) berfoto usai koordinasi dengan Kepala KPU Rembang M Ika Iqbal Fahmi (kanan), Senin (5/2/2024). 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pati berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang.

Mereka mendorong petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)  melakukan Skrining Riwayat Kesehatan. 


Hal ini sesuai instruksi Surat Bersama antara Menteri Dalam Negeri, KPU, Bawaslu, dan BPJS Kesehatan yang ditandatangani 20 November 2023 di Jakarta.


Program skrining kesehatan ini dikoordinasikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati Wahyu Giyanto dengan Kepala KPU Rembang M Ika Iqbal Fahmi, Senin (5/2/2024). 


Dalam pertemuan di Rembang tersebut, Wahyu Giyanto menekankan agar Ketua KPU dapat menginstruksikan kepada KPPS dan PPS agar skrining kesehatan dapat dilakukan semua petugas.


Dia menyebut, hingga saat ini, petugas KPPS dan PPS Rembang yang telah melakukan skrining riwayat kesehatan mencapai 16.601 orang.


Dari jumlah tersebut, 90,59 persen sudah menjadi Peserta JKN dan 9,41 persen belum menjadi Peserta JKN.


Wahyu menambahkan, skrining riwayat kesehatan merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan penyakit, perawatan kesehatan yang efektif, dan promosi kesehatan secara keseluruhan. 


Melakukan skrining secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan individu dan mengidentifikasi masalah kesehatan sejak dini.


"Dengan adanya skrining kesehatan ini, kami berharap dapat mendeteksi secara dini potensi masalah kesehatan yang mungkin dimiliki oleh petugas KPPS dan PPS," kata Wahyu.


Hal ini, lanjut dia, akan memungkinkan untuk penanganan lebih lanjut dan memberikan perlindungan terhadap kesehatan petugas selama proses Pemilu berlangsung.


Skrining kesehatan bagi petugas penyelanggara pemilu tahun 2024 menggunakan situsweb tersendiri, yaitu webskriningpetugaspenyelenggarapemilu.bpjs-kesehatan.go.id.


Hasil skrining akan tampil setelah pengisian selesai dalam bentuk keterangan berisiko penyakit atau tidak berisiko penyakit.


“Hasil dari data petugas penyelenggara pemilu Rembang yang sudah mengisi skrining kesehatan, 7,35 persen berisiko penyakit dan kami dari BPJS Kesehatan akan menyampaikan data tersebut ke KPU agar bisa segera ditindaklanjuti untuk melakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan terdaftar," papar Wahyu.


Ketua KPU Rembang M Ika Iqbal Fahmi menyambut baik program skrining kesehatan oleh BPJS Kesehatan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved