Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemilu 2024

"Wiji Thukul Durung Muleh, Su. Sing Nyulik Capresmu" Butet Sebut Ganjar akan Fokus Pelanggaran HAM

Pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD menegaskan komitmennya terhadap penuntasan pelanggaran HAM berat, termasuk kasus misterius aktivis Wiji Thukul.

tribunnews
Puisi di Bawah Selimut Kedamaian Palsu Wiji Thukul 

TRIBUNJATENG.COM - Komitmen terhadap penyelesaian pelanggaran HAM berat menjadi fokus utama bagi pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD, demikian yang ditegaskan oleh budayawan terkemuka, Butet Kartaredjasa.

Pernyataan tersebut disampaikan Butet usai acara Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud di Benteng Vastenburg, Kota Solo, pada Sabtu (10/2/2024), yang menegaskan bahwa penegakan hukum akan menjadi prioritas utama.

Salah satu titik penting dalam komitmen tersebut adalah penanganan kasus Wiji Thukul, seorang aktivis tahun 1998 yang hingga kini masih menghilang dengan misterius.

Baca juga: Meski Laporan Dicabut, Butet Kartaredjasa Tak Ingin Tarik Pernyataan soal Jokowi

Butet mengindikasikan bahwa keseriusan Ganjar dalam menyelesaikan kasus-kasus HAM dapat terlihat dari keputusannya untuk mengundang Fitri Nganthi Wani, putri dari Wiji Thukul, untuk berpartisipasi dalam kampanye terakhir Ganjar-Mahfud.

Pada kesempatan itu, Butet secara implisit menyinggung salah satu calon presiden yang diduga terlibat dalam penculikan aktivis tahun 1998.

“Hari ini Wiji Thukul durung mulih (belum pulang), Su. Sing nyulik capresmu, Su,” jelasnya.

Dia menegaskan bahwa Wiji Thukul, seorang penyair yang vokal dalam menyuarakan demokrasi pada masa Orde Baru, merupakan tokoh besar yang berasal dari Solo, dan menjadi simbol perjuangan untuk demokrasi di Indonesia.

Namun, nasib Wiji Thukul masih menjadi misteri hingga saat ini, dengan tidak adanya informasi mengenai keberadaan dan kuburannya.

Putri Wiji Thukul, Fitri Nganthi Wani, menghadiri acara Hajatan Rakyat tersebut dan membacakan sebuah puisi berjudul “Peringatan”, yang merupakan karya ayahnya, sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap nasib ayahnya yang tidak jelas sejak dia masih berusia 5 tahun.

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved