Pemilu 2024
Ariyani Terharu, Jadi Tahanan Lapas Batang Masih Tetap Bisa Nyoblos
Ariyani tak kuasa menahan haru, matanya berkaca-kaca usai menyelupkan tinta pada jarinya pertanda telah memberikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara
Penulis: dina indriani | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Ariyani tak kuasa menahan haru, matanya berkaca-kaca usai menyelupkan tinta pada jarinya pertanda telah memberikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 902 Lapas Batang.
"Senang banget ya, sebagai narapidana merasa posisi paling rendah, tapi kita masih dikasih untuk mengaspirasikan pikiran buat Indonesia ke depannya, dengan memberikan hak suara," tuturnya.
Meski hanya bisa mendapatkan satu surat suara Capres-Cawapres lantaran berKTP Lampung, wanita berusia 47 tahun itu tetap bersemangat untuk mencoblos.
Sebelum mencoblos, Ia pun menyempatkan membaca visi - misi Capres-Cawapres yang terpampang di papan pengumuman TPS usai pendaftaran.
"Saya dapat satu suara saja, Capres dan Cawapres tadi sempat baca-baca dulu visi - misi paslon sebagai gambaran mana yang layak saya pilih," ujarnya.
Ariyani pun berharap siapapun pemimpin yang terpilih bisa benar-benar menjalankan visi-misinya dan juga mengedepankan hak-hak perempuan dan anak.
"Harapannya ya semoga semua visi misinya bisa dijalankan, kemudian hak- hak perempuan, anak di kedepankan," imbuhnya.
Hal yang sama juga dirasakan oleh warga binaan lainnya, Jumiatun.
"Rasanya istimewa sekali bisa memilih di Lapas, saya fikir tidak bisa memilih, ternyata masih bisa memilih di sini," tuturnya.
Berbeda dengan Ariyani, Jumiatun yang merupakan warga Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, mendapatkan 4 surat suara.
"Kalau saya dapat empat surat suara, Capres-Cawapres, DPR RI, DPRD Prov, dan DPD, memang kurang mengerti dan tau, saya pilih sesuai hati nurani saja, semoga yang terpilih nanti bisa menjadi pemimpin yang bisa menjadikan Indonesia lebih maju," ujarnya.
Lapas IIB Batang menyediakan 2 TPS yakni TPS 901 dan TPS 902 untuk 360 warga binaan yang akan melakukan pencoblosan.(din)
| Membaca Ulang Partisipasi Pemilih pada Pemilu Tahun 2024: Antara Antusiasme Elektoral dan Kejenuhan |
|
|---|
| Inilah Sosok Rizqi Iskandar Muda Anggota DPRD Jawa Tengah Termuda Asal Batang, Dilantik Bareng Ayah |
|
|---|
| Kisah Happy Franz Haloho, Dilantik Jadi Anggota DPRD 2024-2029 Meski Hanya Modal 94 Suara |
|
|---|
| 2 Caleg PDIP Ancam Kepung Gedung DPRD Karanganyar, Jika Tak Dilantik Sebagai Wakil Rakyat |
|
|---|
| Komeng Raih 5.399.699 Suara, Ternyata Tak Otomatis Jadi Ketua DPD, Justru Malah Nama Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Warga-Binaan-Lapas-Batang-Ariyani-47-usai-melakukan.jpg)