Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Penjelasan KPU Kota Semarang Soal Surat Suara Berlogo PKI, Diprint dan Distaples

Logo Partai Komunis Indonesia (PKI) yang muncul di surat suara di TPS 03 Pandansari Kota Semarang mendapat tanggapan KPU.

Editor: rival al manaf
KOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf
Logo Partai Komunis Indonesia (PKI) pada surat surat ditemui di TPS 03 Pandansari, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). 

TRIBUNJATENG.COM - Logo Partai Komunis Indonesia (PKI) yang muncul di surat suara di TPS 03 Pandansari Kota Semarang mendapat tanggapan KPU.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Henry Casandra Gultom buka suara.

Nanda, sapaan akrabnya, memastikan surat suara tersebut bukan berasal dari distribusi logistik pemilu KPU Kota Semarang.

"Itu oknum pemilih. Bukan dari kami," jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/2/2024).

Baca juga: Wibsite KPU Down, Warga Ingin Lihat Real Count Tidak Bisa Mengakses

Baca juga: Viral Serunya Emak-emak Berbahasa Bugis Debat Sengit Tentang Pilpres 2024, Singgung PKI

Baca juga: Air di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Surut, Muncul Makan Kuno dan Kuburan Orang-orang PKI

Dia menyebut, temuan loga partai terlarang di surat suara tersebut bukan wilayah KPU Kota Semarang.

Untuk itu, Nanda fokus ke tahapan pemilu.

"Hal tersebut bukan wilayah kami. Kami fokus ke tahapan pungut dan hitung," ujar Nanda.

Sebelumnya, Ketua Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) Pandansari, Dedi Taruna membenarkan kejadian tersebut.

"Jadi ini (PKI) di-print dan posisinya di-staples jadi satu sama surat suara capres, kemudian di coblos."

"Jadi kita anggap tidak sah," kata Dedi di lokasi TPS 03.

Menurutnya, apa yang dilakukan orang yang tak bertanggungjawab tersebut merupakan tindak yang tak beretika.

Kepolisian juga sedang menelusuri oknum tersebut. "Kelanjutannya menunggu proses.

Tapi siapa yang memasukannya dan bagaimana awalnya kita tidak tahu. Karena kan banyak pemilih di sini," paparnya.

Dia menjelaskan, di TPS 03 Pandansari ada 237 daftar pemilih tetap (DPT). Logo tersebut baru diketahui saat penghitungan suara.

"Jadi kita tahu pas lagi menghitung suara capres," ujar dia.

Dedi menambahkan, saat membuka lipatan surat suara capres yang terpampang logo PKI, masyarakat menjadi histeris dan tersulut emosinya.

"Histeris warga. Marah-marah. Karena era sekarang masih ada warga negara punya pikiran terbelakang. Tak cinta NKRI," imbuh Dedi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Logo PKI di Surat Suara, KPU Semarang: Bukan Dari Kami",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved