Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemilu 2024

Pria Magelang Kedapatan Mencoblos 2 Kali, Gunakan Hak Pilih Mendiang Ibu

Seorang pria di Magelang, kedapatan mencoblos dua kali. Selain menggunakan haknya, dia menggunakan hak pilih mendiang ibunya.

SERAMBI/M ANSHAR
Ilustrasi Pemilu 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Seorang pria di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, kedapatan melakukan pencoblosan dua kali.

Selain menggunakan haknya, dia menggunakan hak pilih mendiang ibunya.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat mengakui adanya rumor politik uang atas perbuatan tersebut.

Baca juga: KPU Bantah Server Sirekap di Luar Negeri

"Memang ada rumor bahwa ada kalkulasi-kalkulasi politik," kata Komisioner Bawaslu Kabupaten Magelang, Fauzan Rofiqun, Senin (19/2/2024) malam.

Kasus bermula dari daftar hadir di TPS 15 di Dusun Bletukan, Desa Sumurarum, Grabag, yang tercatat ada 203 pemilih.

Padahal, di sana terdata 202 pemilih.

Ternyata, seorang laki-laki berinisial S menggunakan hak pilih mendiang ibunya berinisial D.

Padahal, D yang meninggal tiga bulan silam sudah dicoret dari daftar pemilih tetap (DPT).

Kendati tersiar rumor imbal balik berupa uang, Fauzan bilang pihaknya belum mendapatkan barang bukti.

Bawaslu juga masih mengusut identitas pemberi uang dan keterlibatan anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang bersekongkol dengan S.

"Namun, ketika kami meminta keterangannya, pelaku bilang eman-eman (hak suara ibunya) tidak dipakai," imbuh Fauzan.

Terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M Habib Sholeh mengaku heran dengan tujuh anggota KPPS dan satu pengawas TPS (TPS)—yang hidup bertetangga dengan D—tidak melakukan verifikasi.

KPPS juga tidak menarik surat C Pemberitahuan (Undangan) milik D.

"KPPS beralasan menerima bimtek [bimbingan teknis] sekali lewat Zoom.

Kami konfirmasi ke PPS (panitia pemungutan suara), bimteknya tiga kali," katanya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Pria di Magelang Gunakan Hak Pilih Mendiang Ibu, Bawaslu Akui Rumor Politik Uang"

Baca juga: KPU: Penghitungan Suara di Kecamatan yang Sempat Dihentikan Kini Sudah Berjalan Lagi

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved