Berita Semarang
Tingkatkan Harapan Hidup, Pemkot Semarang Siapkan Daycare Lansia
Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan daycare khusus untuk lansia
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan daycare khusus untuk lansia. Daycare lansia ini untuk meningkatkan harapan hidup sekaligus membuat lansia semakin sehat dan sejahtera.
Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, sebelumnya pihaknya menyiapkan daycare lansia dengan konsep menginap atau perumahan khusus lansia mandiri.
Namun, diakuinya, anggaran cukup besar sehingga daycare lansia yang disiapkan Dinkes masih memanfaatkan ruangan tanpa konsep menginap.
Ada dua tempat yang disiapkan untuk daycare lansia yaitu di Rumah Gizi Banyumanik dan Puskesmas Kaligawe.
Daycare ini berlangsung Senin hingga Jumat mulai pagi hingga sore hari.
"Kapasitas yang di Banyumanik bisa sekitar 20 orang, di Puskesmas Kaligawe sekitar 15 orang. Saat ini sudah ada yang mengisi," papar Hakam, Rabu (21/2/2024).
Pada prinsipnya, Hakam menekankan, daycare lansia ini untuk menurunkan demensia pada lansia serta sebagai tempat untuk latihan motorik. Pasalnya, orang tua jika tidak bergerak berisiko sakit.
Tak hanya itu, di daycare tersebut, para lansia juga akan dibekali kegiatan yang menarik mulai dari urban farming, beternak, menyulam, dan lainnya.
Dinkes juga akan melakukan skrining kesehatan ada TBC, gula darah, tulang, dan pemeriksaan lainnya di daycare tersebut.
"Sehingga, posyandu lansia sekaligus dilakukan di program daycare tersebut. Dari sisi fisik dan rohani kita dekatkan, mempersiapkan lansia mendekatkan diri ke sang pencipta," jelasnya.
Lebih lanjut, Hakam menyampaikan, program daycare lansia memang tidak masuk dalam priortas program nasional. Hanya saja, Pemkot Semarang ingin meningkatkan harapan hidup masyarakat sekaligus lebih menyejahterakan para lansia.
"Kota Semarang merupakan kota dengan angka harapan hidup 77,6 tahun pada 2022. Harapannya bisa bertambah lagi. Kami kelola, mudah-mudahan lansia makin mandiri, makin sehat, dan sejahtera," tutur Hakam.
Selanjutnya, pihaknya akan menyiapkan daycare lansia di setiap wilayah dengan memanfaatkan ruang daycare balita. Namun, waktu harus menyesuaikan dimana Senin hingga Jumat digunakam untuk daycare balita. Sedangkan, Sabtu - Minggu untuk daycare lansia.
Pihaknya pun tidak membatasi lansia mana saja yang boleh mengikuti daycare. Selagi, warga dengan usia sudah di atas 60 tahun dan bersedia mengikuti daycare dipersilahkan.
"Kami kerjasama dengan kelurahan. Teman-teman puskesmas kerjasama denga kader dan kelompok lansia. Di Bamyumanik banyak banget. Kebetulan mereka responnya bagus," ujarnya.
| Eks Bos Sritex Dituntut Jaksa 16 Tahun Penjara,Kuasa Hukum Sebut Mengarang Bebas |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Selasa 21 April 2026: Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah |
|
|---|
| Bos Besar Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp1,3 Triliun! |
|
|---|
| Peringati Hari Kartini, Ini Rangkaian Kegiatan Pemkot Semarang |
|
|---|
| Bukan Hanya Dicoret Timnas, Buntut Tendangan Kungfu Fadly Alberto di Semarang Juga Diputus Sponsor! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mbak-ita-fgd-pendidikan-lanjutan-pns-semarang.jpg)