Berita Kriminal
Anak Panah Menancap di Kepala Kasat Reskrim, Bermula dari Bentrok Antarwarga
Anak panah menancap di kepala polisi yang menjabat sebagai Kasat Reskrim saat melerai bentrok antar warga.
Selain Wido, satu anggota kepolisian yang bertugas di Brimob juga terkena anak panah di lutut.
Kondisi personel Brimob itu disebut tak terlalu parah dan sudah diizinkan kembali ke rumah.
Bentrokan di Maluku Tenggara ini juga mengakibatkan seorang remaja meninggal. Korban tewas karena diduga terkena tembakan senapan angin.
"Korban masih berstatus sebagai pelajar umurnya 15 tahun. Dia terkena tembakan pada pelipis kanan atas, diduga terkena tembakan terkena proyektil senapan angin yang berkekuatan tinggi," tutur Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat, Kamis.
Adapun mengenai penyebab bentrokan, Roem mengungkapkan bahwa kejadian diduga dipicu oleh pengancaman yang dilakukan salah satu kelompok warga kepada seorang perempuan dari kelompok warga lain.
"Pemicunya kemarin itu ada dua warga dari salah satu kelompok yang datang ke perumahan pemda, lalu melalukan pengancaman kepada seorang ibu di situ," jelasnya.
Buntut dari pengancaman tersebut, terjadilah ketegangan, lalu berujung bentrok di Jalan Pelita. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara Terkena Panah Saat Lerai Bentrok"
| Terungkap Rencana Lebih Keji di Balik Pembunuhan Nenek Dumaris, Pelaku Ingin Bunuh Semua Keluarga |
|
|---|
| Korban Dugaan Penipuan Aplikasi Snapboost di Blora Bertambah |
|
|---|
| Segini Bayaran Per Titik yang Diterima Pria Banyumas Edarkan 130 Gram Sabu di Purbalingga |
|
|---|
| Polres Batang Masih Dalami Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kecamatan Bawang |
|
|---|
| Sosok Menantu Pembunuh Mertua di Pekanbaru, Sempat Dinikahi Anak Korban yang Berkebutuhan Khusus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Dua-kelompk-warga-di-Maluku-Tenggara-terlibat-bentrok-di-kawasan-Jalan-Pelita.jpg)