Berita Cilacap
WASPADA Gelombang Tinggi Samudera Selatan Hingga 4 Meter, Ini 3 Daerah Terdampak di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tunggul Wulung Cilacap kembali memberikan peringatan adanya potensi gelombang tinggi
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tunggul Wulung Cilacap kembali memberikan peringatan adanya potensi gelombang tinggi berkisar 2,5 - 4 meter.
Gelombang tinggi itu berpotensi terjadi di samudera hindia selatan Jawa Tengah dan DIY.
BMKG memperkirakan gelombang tinggi itu akan terjadi mulai hari ini Sabtu (16/3) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (17/3) besok pukul 07.00 WIB.
Prakirawan BMKG Cilacap Feriharti Nugrohowati dalam rilisnya menyebut, daerah-daerah yang diperkirakan terjadi gelombang tinggi seperti di wilayah samudera hindia selatan Jawa Tengah meliputi Cilacap, Kebumen dan Purworejo.
"Gelombang sangat tinggi juga berpotensi terjadi di samudera hindia selatan Yogyakarta," kata Nurmaya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (16/3).
Adapun penyebabnya yakni karena angin yang berhembus cukup kencang.
Saat ini pola angin di Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Utara - Timur Laut dengan kecepatan angin 10-20 knot.
"Sementara di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya terdampak bibit siklon 91S di Samudera Hindia dan 94S di Australia bagian utara dengan kecepatan 10-35 knot," kata dia.
Dengan adanya peringatan potensi gelombang tinggi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.
BMKG juga menghimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca maritim BMKG. (pnk)
| Setelah 9 Bulan “Menghilang”, Ikan Layur Kembali Sapa Nelayan Cilacap |
|
|---|
| Kapal Membludak di PPSC Cilacap, Nelayan Desak Perluasan Dermaga dan Pelabuhan Baru |
|
|---|
| Harap Bersabar! Pembersihan Longsor Cibeunying Cilacap Diperkirakan Butuh Waktu 2 Minggu |
|
|---|
| Tanpa Bantuan Pemerintah, Warga Patungan Bangun Jalan Desa di Cilacap |
|
|---|
| Pesta Miras Berujung Maut di Cilacap, Pria Asal Demak Tewas Dikeroyok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Gelombang-tinggi-Pantai-Kamulyann.jpg)