Berita Semarang
Curhat Aji, Warga Trimulyo Semarang Keluhkan Banjir Dari Tahun ke Tahun Tak Ada Perubahan
Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, menjadi wilayah langganan banjir di ibu kota Jawa Tengah.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, menjadi wilayah langganan banjir di ibu kota Jawa Tengah.
Pada tahun ini, banjir di Trimulyo kembali terjadi. Kini, sudah memasuki hari kelima sejak Rabu (13/3/2024).
Hingga kini, banjir masih merendam wilayah tersebut.
Baca juga: Kisah Ibu Hamil Terjang Banjir Jelang Persalinan, Air Setinggi Lutut Ambulans Tak Berani Terobos
Ada empat RW yang terendam banjir di Trimulyo.
Menurut informasi, ada 1.248 KK dengan total 3.850 jiwa di kelurahan tersebut.
Seorang warga RT 02 RW 02, Kelurahan Trimulyo, Aji Suhandoyo mengungkapkan, tak banyak hal yang diharapkan.
Pasalnya, dari tahun ke tahun, dia menilai tidak ada perubahan terkait bencana banjir di wilayahnya.
Hampir setiap tahun, saat musim hujan, banjir menerjang Trimulyo.
"Harapannya, tidak ada yang diharapkan. Dari tahun ke tahun tidak ada perbaikan. Justru, ini menyusutnya lama," ungkap Aji, saat ditemui di lokasi banjir, Minggu (17/3/2024).
Menurutnya, banjir tahun ini lebih parah dibanding tahu lalu. Hingga hari keempat banjir, debit air masih cenderung statis.
Penyusutan air dinilai lebih lama. Padahal, curah hujan tahun ini lebih singkat dibanding tahun lalu.
"Curah hujan kemarin hanya satu dua hari saja. Tidak seperti tahun kemarin pada 1 Januari 2023, itu curah hujannya tinggi, tali penyusutan lebih cepat," papar Aji.
Dari sisi ketinggian air, menurutnya, banjir tahun ini juga lebih tinggi.
Sejumlah rumah di lingkungannya yang biasanya tidak kemasukan air pun kini diterjang banjir.
Saat ini, rumahnya masih terendam.
| Gara-gara IPAL Jelek, Ratusan SPPG di Jawa Tengah Ditutup Paksa! |
|
|---|
| Bangun Rasa Percaya Diri, Pelajar SMA di Semarang Diberi Edukasi Pentingnya Merawat Kesehatan Kulit |
|
|---|
| Geger Ular Viper Hijau Masuk ke Kantor Persewaan Alat Berat di Semarang |
|
|---|
| Viral Keluhan Antrean SPMB Ludes sejak Dini Hari, Ini Penjelasan SMAN 11 Semarang |
|
|---|
| "Kaget Beli Rp25 Ribu Cuma Dapat 1,5 Liter" Jeritan Pengendara di Semarang Imbas Harga Pertamax Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kondisi-banjir-di-Trimulyo-Genuk-Semarang.jpg)