Banjir Demak
Banjir Demak Penanda Selat Muria Muncul Lagi? BRIN: Tidak Akan Terjadi
Selat Muria akan muncul kembali menjadi perbincangan saat adanya peristiwa Banjir di Demak, Jawa Tengah, dan sekitarnya yang luar biasa.
5. Kecamatan Keling
Desa Bumiharjo.
Sejarah Selat Muria
Jalur perdagangan dan transportasi di Selat Muria telah menjadi jantung kehidupan ekonomi dan politik pada masa lalu.
Catatan sejarah China mencatat Pulau Muria kala itu merupakan pusat kegiatan politik dan ekonomi.
Terutama saat Kartikeya Singha memimpin Kalingga.
Pulau ini menjadi pusat perhatian, di mana lalu lintas ekonomi dan politik berpusat di sekitar Selat Muria.
Perubahan Alam
Sejarah Selat Muria menyimpan cerita tentang bagaimana sebuah wilayah perairan berubah menjadi daratan yang subur.
Pada abad ke-IX, ketika kerajaan Mataram kuno mulai berkembang, daratan Kudus mulai terbentuk dari proses sedimentasi.
Proses sedimentasi itu terjadi melalui sungai-sungai yang mengalir ke Selat Muria.
Pendangkalan yang terjadi secara bertahap ini, akhirnya mengubah Selat Muria menjadi daratan.
Pendangkalan diketahui cepat terjadi rata-rata 30 meter per tahun.
Sejarah Selat Mulia dan Kaitannya dengan Banjir 2024
Banjir bandang yang melanda wilayah Demak hingga Kudus dan Grobogan diyakini memiliki kaitan dengan sejarah Selat Muria.
| Warga Demak yang Rumahnya Hanyut Diterjang Banjir Dapat Bantuan Rumah 6 X 6 Meter |
|
|---|
| Biar Anggaran Rp 50 M untuk Tangani Sungai Tuntang Tak Munadzir, BBWS Ingatkan Reboisasasi |
|
|---|
| "Tak Bisa Seperti Pemadam Kebakaran" Gubernur Jateng Beri Arahan Penanganan Banjir Demak |
|
|---|
| Korban Tewas Banjir Demak Bertambah, Seorang Vlogger Dikabarkan Hanyut |
|
|---|
| Demak Banjir Rendam 8 Desa, Ribuan Warga Mengungsi, 500 Warga Bertahan Jaga Ternak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Banjir-di-Demak-Jawa-Tengah-dan-sekitarnya-kemunculan-Selat-Muria.jpg)