Berita Jateng
Total 226.601 Jiwa Warga Jawa Tengah Terdampak Bencana
Rentetan bencana yang terjadi di Jateng sejak Januari hingga pertengahan Maret 2024 menyebabkan puluhan ribu warga
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
Sejumlah penggiat lingkungan soroti regulasi tata ruang di Jateng, pasalnya amburadulnya penataan wilayah berdampak pada kerusakan lingkungan.
Hal tersebut menjadi penyebab terjadinya sejumlah bencana di beberapa wilayah di Jateng.
Dikatakan Nur Rohadi satu di antara penggiat lingkungan asal Kabupaten Batang, kajian mendalam terkait tata ruang harus segera dilakukan.
Kondisi tersebut dikarenakan pembangunan Kawasan Industri (KI) di beberapa wilayah di Jateng semakin masif.
Bahkan ia khawatir jika pembangunan tersebut tak memperhatikan lingkungan sekitar.
"Jika alam rusak, masyarakat terdampak langsung," ucapnya.
Dilanjutkannya abrasi semakin masif terjadi di pesisir sepanjang pantura Jateng. Bahkan, setiap tahunnya mencapai 2-3 kilometer.
"Kalau pemerintah tetap tak memperhatikan hal tersebut, abrasi, penurunan tanah dan banjir rob akan semakin masif menggerus pantura Jateng," tambahnya.
| Identitas 4 Korban Bus Bonek Meledak di Tol Pejagan-Pemalang, Alfito Mengalami Patah Kaki |
|
|---|
| Jateng akan Miliki Tiga Aglomerasi Pengolahan Sampah, Tekan Open Dumping |
|
|---|
| Sekda Sumarno Dorong Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan di Jateng |
|
|---|
| Jateng Jadi Pilot Project, Kemenko Pangan Siapkan Menu Ikan 2 Kali Seminggu untuk Program MBG |
|
|---|
| Ahmad Luthfi Dorong PPRT Batang Direplikasi di Seluruh Jawa Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Banjir-mulai-menggenangi-Jalan-Kudus-Purwodadi-sejak.jpg)