Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kudus

Museum Kretek Kudus Kini Miliki Koleksi Meja dan Alat Linting yang Bisa Dicoba

Museum Kretek Kabupaten Kudus kini memiliki koleksi istimewa yang bisa dijadikan sarana edukasi langsung bagi pengunjung. 

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: rival al manaf
tribunjateng/mamdukh adi priyanto
Museum Kretek Kudus menempati lahan seluas 2,5 hektar di Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Museum Kretek Kabupaten Kudus kini memiliki koleksi istimewa yang bisa dijadikan sarana edukasi langsung bagi pengunjung. 


Koleksi terbarunya adalah seperangkat alat linting rokok, terdiri dari meja kayu, kursi, dan alat untuk melinting tembakau dari PT Nojorono Kudus


Alat tersebut hasil hibah perusahaan rokok guna menambah dan melengkapi koleksi yang sudah ada di Museum Kretek.


Spesialnya, alat linting ini tidak hanya dipajang sebagai koleksi saja. Pengunjung bisa langsung mencoba bagaimana cara melinting rokok dengan menggunakan alat tradisional. 


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Mutrikah mengatakan, alat linting dari Nojorono resmi diperkenalkan dan dipajang bersama koleksi Museum Kretek pada, Selasa (26/3/2024).


Saat ini jumlah koleksi di Museum Kretek mencapai 1.061 item. Alat linting baru ini menjadi pelengkap koleksi-koleksi yang sudah ada. 


Menjadi daya tarik baru bagi keberlangsungan destinasi wisata Museum Kretek Kudus


"Pihak Nojorono melihat perlu adanya tambahan koleksi, berupa meja linting tardisional. Koleksi baru ini menambah daya tarik wisata agar masyarakat lebih tertarik untuk datang," terangnya.


Mutrikah menjelaskan, sudah seharusnya Museum Kretek menjadi lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan koleksi-koleksi yang ada.


Pemerintah daerah bersama semua elemen masyarakat bertanggungjawab untuk melestarikan kebudayaan.


Supaya museum tidak hanya sebagai ruang untuk melestarikan budaya saja, juga ruang rekreasi yang menyenangkan. 


"Ciri khas Kabupaten Kudus adalah Kota Kretek. Di mana di dalamnya ada Museum Kretek yang menjadi satu-satunya di Indonesia. Perlu upaya pengembangan, pelestarian dan upaya penambahan koleksi agar lebih banyak lagi," tuturnya. 


Direktur PT Nojorono Tobacco International, Arief Goenadibrata menyampaikan, Kabupaten Kudus merupakan Kota Kretek. Di mana di dalamnya terdapat Museum Kretek yang menyimpan lebih dari seribu koleksi. 
 
Kata dia, meja linting yang dihibahkan ke Museum Kretek bisa dijadikan sebagai sarana edukasi. Supaya Museum Kretek jadi museum yang atraktif, museum yang hidup, museum yang bisa bercerita, bukan hanya dijadikan sebagai tempat menyimpan barang mati saja.  


"Saya melihat dan ingin berpartisipasi untuk memberikan tambahan koleksi di Museum Kretek. Kudus tidak boleh hanya diam saja selain menyandang nama kota kretek. Harus bisa dikonsep jadi jujukan destinasi wisata, sehingga semua orang bisa teredukasi atas koleksi yang ada," ucapnya. 


Menurut Arief, usia perjalanan PT Nojorono sudah berdiri kurang lebih 91 tahun. Meja linting dan satu set perlengkapan linting yang dihibahkan ke Museum Kretek diyakini menjadi bagian saksi sejarah dari perjalanan perusahaan, meskipun tahun penggunaannya tidak diketahui secara pasti. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved