Berita Kudus
Visualisasi Jalan Salib Sambut Hari Paskah Digelar di Gereja Paroki Santo Yohanes Evangelista Kudus
Visualisasi Ibadat Jalan Salib dalam rangka menyambut Hari Paskah kembali digelar di Gereja Paroki Santo Yohanes Evangelista Kudus
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Visualisasi Ibadat Jalan Salib dalam rangka menyambut Hari Paskah kembali digelar di Gereja Paroki Santo Yohanes Evangelista Kudus, Jumat (29/3/2024).
Tahun ini, visualisasi jalan salib yang digelar dalam bentuk teatrikal melibatkan 121 pemuda kristiani.
Hanya saja, jalan cerita yang dipentaskan lebih difokuskan pada kisah pengadilan Yesus Kristus dari Istana Pilatus sampai Yesus dimakamkan.
Vikaris Parokial di Gereja Paroki Santo Yohanes Evangelista Kudus, Romo Leonardus Tri Purnanto mengatakan, pada peringatan Hari Paskah tahun lalu, visualisasi jalan salib dilaksanakan lebih panjang.
Menceritakan tentang kesengsaraan Yesus Kristus, jalan salib atau diadili, wafat dan pemakaman Yesus Kristus, hingga lahirnya peringatan Hari Paskah.
Namun pada tahun ini jalan cerita teatrikal ibadat jalan salib dipersingkat, sehingga selesai lebih cepat.
"Kegiatan pada Jumat Agung ini diisi dengan ibadat jalan salib dikemas secara visualisasi. Melibatkan 121 remaja kristiani, tujuannya untuk menghidupkan kenangan terhadap Yesus Kristus," terangnya.
Pelaksanaan visualisasi jalan salib disaksikan oleh ratusan ummat kristiani. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia.
Selain ibadat jalan salib, di Gereja Paroki Santo Yohanes Evangelista Kudus pada Jumat Agung juga dilaksanakan ibadat Jumat Agung pada pukul 15.00 dan 18.00 WIB.
Sementara Misa Paskah berlangsung sejak, Kamis (28/3/2024), Sabtu (30/3/2024), Minggu (31/3/2024) dan Senin (1/4/2024) khusus lansia.
Pihak gereja juga menggelar aksis sosial dalam rangka Hari Paskah berupa donor darah pada pertengahan Maret.
"Setelah Paskah terakhir hari Minggu yang diperingati sebagai bangkitnya Yesus Kristus, Seninnya masih ada Misa Paskah untuk lansia, waktunya sore hari. Kalau puncak Paskah Minggu ada tiga kali Misa, mulai dari Misa Pagi, Misa Anak, dan Misa Sore, waktunya tidak bersamaan," jelas dia.
Romo Leonardus menyampaikan, peringatan Hari Paskah tahun ini diharapkan ummat kristiani berani memikul salib Yesus Kristus.
Artinya, bahwa iman setiap ummat semakin tumbuh. Mereka siap memakai Kristus dimanapun mereka berada.
"Kalau untuk anak-anak dan remaja, mereka diharapkan jadi saksi Kristus. Bertanggungjawab dan menghidupi iman apapun resikonya," lanjutnya. (Sam)
| Kompetisi Panahan Usia Dini Bakal Rutin Digelar di Kudus |
|
|---|
| Bupati Kudus Dorong Penguatan Sport Tourism melalui Berbagai Even Olahraga |
|
|---|
| Potret Kemiskinan di Kudus: Tinggal di Rumah Bedeng, Anak Putus Sekolah |
|
|---|
| Sam’ani Komitmen Bawa Pendidikan di Kudus Relevan dengan Perkembangan Zaman |
|
|---|
| Pemkab Kudus Ajukan DAK ke Kemenkes untuk RSUD Loekmono Hadi dan RSDU Sunan Muria |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Sejumlah-remaja-kristiani-menampilkan-visualisasi-Ibadat-Jalan-Salibbb.jpg)