Berita Wonsobo
Tim Penilai Provinsi Verifikasi Desa Kalimendong Wonosobo Kampung Keluarga Berkualitas
Pemerintah Kabupaten Wonosobo menerima kunjungan Tim Penilai Verifikasi Lapangan Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Tingkat Provinsi Jawa Ten
Penulis: Imah Masitoh | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo menerima kunjungan Tim Penilai Verifikasi Lapangan Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Desa Kalimendong, Leksono, Rabu (3/4/2024).
Kepala Dinas PPPKBPPA Dyah Retno S, menyampaikan, Kampung KB Desa Kalimendong, Kecamatan Leksono berkesempatan menang di tingkat provinsi menjadi kampung Keluarga Berkualitas (KB)
Jika nantinya berhasil meraih juara di tingkat provinsi Wonosobo akan mewakili Jawa Tengah maju di tingkat nasional.
Dyah menjelaskan, Desa Kalimendong dinamakan Kampung KB Wisata Asri, karena memiliki potensi-potensi yang menunjang sektor pariwisata.
Saat ini Desa Kalimendong masih menjalankan wisata edukasi LBS. Dimana, pengunjung bisa belajar tentang STBM, LBS, Proklim, pengelolaan sampah, dan budaya merti kitri atau merti dusun. Sedangkan ASRI sendiri merupakan singkatan dari aman, sehat, rapi, indah.
"Harapannya dengan ini dapat manjadi role model kampung KB di Kabupaten Wonosobo dan mungkin juga kabupaten lainnya," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Verifikasi Lapangan Penguatan Kampung KB Provinsi Jawa Tengah, Woro Budi Sayekti menjelaskan, kegiatan penguatan Kampung KB merupakan salah satu upaya BKKBN Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung program Hari Keluarga Nasional, yang diperingati setiap tanggal 29 Juni.
Dengan terus menggalakkan program-program seperti ini, diharapkan akan tercipta masyarakat yang lebih berkualitas dan sejahtera di masa depan.
"Dalam Rangka Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas tahun 2024, penilaian kali ini ada dua tahap, pertama pengiriman berkas, dari 35 kabupaten/kota hanya 31 yang mengirimkan berkas. Setelah dinilai, ada 6 kabupaten/kota yang masuk nominasi, 4 dari kabupaten dan 2 dari kotamadya, salah satunya Kabupaten Wonosobo," terangnya.
Lebih lanjut disampaikan, tim penilai lapangan fokus pada verifikasi, validasi data dan observasi berdasarkan variabel yang sudah ditentukan, antara lain variabel input, proses, output dan outcome.
Tujuannya, untuk mencari nominasi yang pantas diajukan mewakili Provinsi Jawa Tengah pada lomba tingkat nasional.
“Saya melihat budaya di Kalimendong memang sudah terbentuk, bukan istilahnya sistem kebut semalam. Termasuk komitmen yang kuat dari bupati,” ungkapnya.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat yang turut menghadiri acara tersebut terpilihnya Desa Kalimendong ini dapat menjadi motivasi bagi desa lainnya di Wonosobo untuk lebih giat dan berupaya seoptimal mungkin dalam menyukseskan program Kampung KB.
"Sekaligus menjadi momentum evaluasi bagi kami, sejauh mana kegiatan yang sudah diprogramkan dapat berjalan, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Afif berharap, tim verifikasi bisa melihat langsung upaya yang sudah dilakukan sebagaimana laporan yang disampaikan.
Dengan keikutsertaan Desa Kalimendong dalam penilaian Kampung KB, akan berdampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan.
"Saya harap seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan Kampung KB, dapat bersinergi dan bekerja sama dalam rangka mewujudkan keluarga bahagia sejahtera, yang akan berimplikasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia," tandasnya. (ima)
| Bhabinkamtibmas Desa Batursari Wonosobo Libatkan RT dan RW Cegah Kekerasan Seksual |
|
|---|
| Pengentasan Kemiskinan Jadi Prioritas Pemkab Wonosobo 2025, Program Sahabat Desa Berdaya Diperkuat |
|
|---|
| Kebakaran Rumah di Pagerejo Wonosobo, Mobil dan Motor Ikut Ludes |
|
|---|
| Diskominfo Wonosobo Sukses Gelar Showcase Komunitas Pemuda dan Panggung Kolaborasi |
|
|---|
| Yuk, Wisata Ke Kebun Teh Tambi Wonosobo, Cukup Rp 27.500 Dapat Makan Ringan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Bupati-Wonosobo-saat-tarawih-di-Masjid-Al-Muttaqiin-Desa.jpg)