Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

LDII

Pesan Ketua DPW LDII Jateng di Idul Fitri 2024 : Rayakan Idul Fitri dengan Kebersamaan dan Kedamaian

Hari raya Idul Fitri menjadi momentum kemenangan bagi kita semua dalam meredam hawa nafsu dan menjauhi perilaku yang bertentangan dengan nilai agama

|
Istimewa
Prof Singgih Tri S saat menghadiri upacara HUT Bhayangkara ke-76 di Akademi Kepolisian, Semarang, 5/7. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Dalam momen yang penuh berkah ini, Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Prof. Singgih Trisulistyono, menyampaikan pesan yang membumi dan penuh makna kepada seluruh umat Islam dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun 1445 Hijriah, yang jatuh pada tahun 2024.

"Marilah hari raya Idul Fitri menjadi momentum kemenangan bagi kita semua dalam meredam hawa nafsu dan menjauhi perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai agama serta norma-norma baik yang berlaku, baik itu lokal maupun universal.

Mari kita rayakan dengan sukacita dan syukur, penuh dengan kekeluargaan dan persahabatan di antara kita, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun negara," ungkap Prof. Singgih.

Guru besar Undip ini menekankan pentingnya silaturahim dan maaf-memaafkan dalam momen Idul Fitri ini, seiring dengan ajaran kearifan lokal yang mengajarkan tentang kebersamaan dan toleransi.

"Saat ini, kita berkumpul, saling bersilaturahim, dan menjalin persaudaraan. Mari kita saling maaf memaafkan dan membangun suasana saling pengertian tidak hanya di Hari Raya, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini penting agar kehidupan dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa kita dapat harmonis dan penuh dengan kedamaian," tambahnya.

Prof. Singgih juga mengajak umat Islam untuk merefleksikan makna yang lebih dalam dari Hari Raya Idul Fitri.

"Marilah kita manfaatkan momen Idul Fitri sebagai bahan untuk kembali kepada kesucian, sebagaimana yang dijanjikan oleh Allah SWT.

Kita semua sama-sama manusia, sama-sama ciptaan Allah yang memiliki kedudukan dan martabat yang sama. Kembangkanlah toleransi, saling menghargai, dan saling mendukung dalam kebaikan.

Hindarilah sikap saling menyalahkan dan mengasihani, karena hal tersebut dapat mengarah pada perpecahan dan konflik, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun negara," tutupnya dengan penuh semangat.

Dengan pesan yang mendalam dan penuh cinta kasih tersebut, diharapkan umat Islam dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebersamaan, kedamaian, dan kebahagiaan yang sejati.

Warga LDII di seluruh Indonesia melaksanakan salat Idul Fitri 1445 Hijriyah pada Rabu (10/4) di berbagai lokasi di Indonesia. Data yang dihimpun DPP LDII menyebutkan, warga LDII di seluruh Indonesia menggelar salat Ied di ribuan lokasi dari Sabang hingga Merauke atau di 38 provinsi.
Warga LDII di seluruh Indonesia melaksanakan salat Idul Fitri 1445 Hijriyah pada Rabu (10/4) di berbagai lokasi di Indonesia. Data yang dihimpun DPP LDII menyebutkan, warga LDII di seluruh Indonesia menggelar salat Ied di ribuan lokasi dari Sabang hingga Merauke atau di 38 provinsi. (Biro KIM LDII)

Sebelumnya diberitakan bahwa warga LDII di seluruh Indonesia melaksanakan salat Idul Fitri 1445 Hijriyah pada Rabu (10/4) di berbagai lokasi di Indonesia.

Data yang dihimpun DPP LDII menyebutkan, warga LDII di seluruh Indonesia menggelar salat Ied di ribuan lokasi dari Sabang hingga Merauke atau di 38 provinsi.

“Menyambut Hari Kemenangan ini, warga LDII di seluruh Indonesia melengkapinya dengan salat Ied. Nasehat usai khotbah salat Ied, diisi dengan pesan-pesan toleransi, persatuan dan kesatuan, serta saling menghormati dalam berkeyakinan,” ungkap Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso.

Tema tersebut selalu relevan dengan perjalanan bangsa Indonesia, yang terdiri dari beragam suku, agama, dan ras. Bangsa Indonesia pun di era modern ini juga kian menyadari ikatan kebangsaan yang merajut keberagaman tak selamanya kokoh,

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved