Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Selama Ini Iran Terapkan Strategi Sabar, Benarkan Serangan ke Israel Bakal Picu Perang Dunia III?

Serangan yang menyebabkan tewasnya Zahedi ini membuat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei berjanji akan membalas Israel

Editor: muslimah
X
Pembalasan Iran Serang Israel, Zionis Kewalahan Tangkal 200 Drone dan Rudal Iran, Minta Tolong AS 

Ibnu mengungkapkan, pengambil keputusan di Iran merupakan orang yang rasional, bahkan strateginya sering disebut sebagai "strategi sabar".

Strategi sabar merujuk pada sikap Iran yang dinilai tidak mudah terpancing dengan suatu aksi.

Alih-alih mereaksi dengan cepat, Iran justru berusaha memperhitungkan secara lebih luas dan jangka panjang, khususnya dalam menghadapi Israel.

Penulis buku Konflik Timur Tengah: Aktor, Isu, dan Dimensi Konflik (2008) ini melanjutkan, sejauh ini Iran selalu didesak setelah beberapa kali diserang oleh Israel.

Kata-kata berisi janji untuk melakukan pembalasan selalu diulang-ulang, bahkan oleh Presiden Ebrahim Raisi.

"Tapi faktanya tidak ada serangan dari Iran sama sekali. Sejak sebelum Sulaimani dibunuh di Baghdad, katanya ada pembalasan yang besar, tapi tidak ada pembalasan besar yang terlihat setelah kasus Sulaimani atau Zahedi di Damascus itu," kata Ibnu.

Sebagai informasi, Jenderal Qasem Soleimani dan sembilan orang lainnya meninggal dunia di dekat Bandara Internasional Baghdad, Irak, pada 3 Januari 2020.

Komandan pasukan elite Quds di Garda Revolusi Iran tersebut meninggal dalam serangan udara terencana oleh Amerika Serikat (AS) atas perintah Presiden Donald Trump.

"Jadi seolah-olah Iran itu lemah karena diserang tapi tidak ada pembalasan yang jelas," sambungnya.

Jika menilik tindakan selama ini, Iran tampaknya memang tidak ingin terpancing maupun cepat mengambil keputusan untuk melakukan konfrontasi dengan Israel.

"Dia menggunakan proksinya, dia mendukung Hamas, Jihad Islam, yang semua itu sangat mengancam Israel," terangnya.

Tekanan besar memicu serangan terhadap Israel

Ibnu mengungkapkan, ada tekanan dari berbagai pihak yang kian mendesak kemungkinan memicu Iran untuk menyerang Israel secara langsung.

Pertama, adanya tekanan dari dalam negeri berupa demonstrasi yang semakin meluas hampir di seluruh kota untuk mengambil langkah nyata membalas serangan Israel.

Di kalangan pendukung militer di Lebanon, Irak, Yaman, dan jaringan syiah lain juga sangat berharap pusat atau Teheran (Iran) akan betul-betul melakukan pembalasan seperti yang dijanjikan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved