Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Rumah Ambruk saat Cuaca Ekstrem di Cilacap, Diduga Konstruksi Bangunan Sudah Lapuk

Kontruksi bangunan sudah lapuk, sebuah rumah milik Narsito ambruk saat terjadi cuaca ekstrem di Cilacap, Jawa Tengah.

Ist. Penerangan Kodim 0703/Cilacap
Babinsa Koramil 14/Cimanggu Serda Pandu Iriyanto bersama petugas UPT BPBP Majenang dan warga saat mengecek kondisi rumah milik Narsito warga Bantarpanjang, Cimanggu yang rusak usai diguyur hujan. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap pada Jumat (19/4) membuat rusak rumah warga.

Akibat hujan yang terjadi selama 1,5 jam tersebut atap rumah Narsito (42) ambruk.

Babinsa Koramil 14/Cimanggu Serda Pandu Iriyanto menyebut, rumah milik Narsito ambruk dan rusak akibat hujan dan kondisi kontruksi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia.

Baca juga: Antisipasi Bencana, Pemkot Semarang Akan Buat Blue Print Drainase dan Tata Kota

Atas kejadian yang menimpanya itu, kini Narsito dan anggota keluarganya terpaksa harus mengungsi di rumah saudaranya.

"Karena kondisi atap rumah yang rusak untuk sementara waktu keluarga Narsito mengungsi dirumah saudaranya," katanya kepada Tribunjateng.com.

Dikatakan Babinsa bahwa usai menerima adanya laporan bencana itu, pihaknya bersama warga sekitar bergegas menuju lokasi kejadian.

Dia bersama warga membantu mengevakuasi dan membersihkan puing-puing atap yang roboh.

Baca juga: Kesombongan Membawa Bencana Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 SD Halaman 158 159 160 161 Subtema 3

Atas kejadian itu, Babinsa mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem.

Masyarakat diminta untuk mengecek kondisi rumah masing-masing agar hal serupa tidak kembali terjadi.

"Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah ini, maka kami harap masyarakat selalu waspada.
Kami juga menghimbau masyarakat untuk memeriksa kondisi rumah agar hal-hal yang menbahayakan diri maupun lingkungan tidak terjadi," imbaunya. (pnk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved