Berita Jateng
Cita-cita Irjen Pol Ahmad Luthfi Pengen Jadi 'Lurah' Usai Pensiun Kapolda Jateng
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi membahasa pilkada di Jawa Tengah. Apakah benar akan maju di kontestasi Pilgub Jateng 2024..
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pemred Tribun Jateng, Erwin Ardian bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengobrol hangat terkait situasi terkini di Jawa Tengah dalam acara Tribun Topic, di Kantor Tribun Jateng, Kamis (25/4/2024).
Obrolan mereka dimulai dari seputar suksesnya pengamanan hajatan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan anggota legislatif (Pileg) hingga persiapan pengamanan menghadapi Pilkada 2024 dalam Operasi Mantap Praja (OMP).
Tak hanya itu, Erwin juga mengulik perjalanan sosok Jenderal Bintang Dua itu selama bertugas di Jawa Tengah.
Baca juga: "Saya Masih Dinas" Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi Soal Banjir Dukungan Maju Pilgub 2024
Menariknya, dari bincang hangat dengan suguhan kopi hitam ini, pria lulusan Sekolah Perwira Militer Sukarela (Sepa Milsuk) Polri tahun 1989 itu sempat mengutarakan impiannya selepas pensiun yang tinggal menghitung bulan.
Obrolan tersebut kian hangat ketika Erwin menyinggung soal konstelasi politik di Jawa Tengah. Terlebih, Kapolda santer diisukan hendak maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah atau suksesor dari Ganjar Pranowo.
Berikut petikan wawancaranya :
Anda sudah menjadi Kapolda berapa tahun?
Saya menjadi Kapolda jalan empat tahun, tanggal 12 Mei nanti persis empat tahun. Jadi kalau ditanya dinasnya di mana saja sebelum jadi Kapolda, saya jawab di Jawa Tengah, sebelumnya? di Jawa Tengah. Artinya, kalau bicara masalah dinas itu ada dua, satu di Jakarta dan kedua di Jawa Tengah.
Menjabat Kapolda sampai empat tahun dan bertugas di Jawa Tengah sampai 18 tahun, awal karir sebagai polisi?
Tugas pertama saya di Divisi Propam 19 tahun, tugasnya mengurus polisi nakal-nakal.
Apakah anda galak? tidak galak saya hanya meluruskan yang bengkok.
Setelah di Propam, saya menjadi Kapolres Batang, lalu menjadi Wadir Intelkam Polda Jateng (2010) Wakapolresta Surakarta (2011) Kapolresta Surakarta (2015).
Hampir separuh dinas saya di Jawa Tengah, mungkin purna nanti di Jawa Tengah sehingga menjadi kebanggaan bagian dari Jawa Tengah yang merupakan paku-nya Nusantara.
Berbagai daerah sudah pernah menjadi tempat tugas, di antaranya Batang dan Solo, khusus Solo, di sana tugas berapa lama?
Saya di Solo masuk tahun 2011, Jadi Wakapolresta Surakarta lebih dari 3 tahun, zamannya pak Jokowi.
Regenerasi Dalam Korupsi, Sosok Dua Sekda Klaten Rugikan Negara Rp6,8 M Kasus Sewa Plasa |
![]() |
---|
Berdayakan Potensi Desa/Kelurahan, 1.750 Koperasi Merah Putih di Jateng Sudah Operasional |
![]() |
---|
Masih Kalah Dari Subang, Buruh Tuntut Kenaikan UMK 2026 Jadi Rp 3,7 Juta di Kota Semarang |
![]() |
---|
Kunjungan Menko Zulkifli Hasan Diwarnai Aksi Buruh Tuntut Kenaikan Gaji 8,5 Persen Tahun 2026 |
![]() |
---|
Zulkifli Hasan Apresiasi KDKMP Yang Beroperasi di Jateng Tertinggi di Indonesia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.