Berita Jateng
Cita-cita Irjen Pol Ahmad Luthfi Pengen Jadi 'Lurah' Usai Pensiun Kapolda Jateng
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi membahasa pilkada di Jawa Tengah. Apakah benar akan maju di kontestasi Pilgub Jateng 2024..
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Jadi anda dekat dengan Pak Jokowi?
Kedekatan kita waktu itu sebatas antara muspida (Musyawarah Pimpinan Daerah) pejabat vertikal, sebagai Kapolres dan Walikota. Tak hanya pak Jokowi, Walikota sebelumnya Pak Rudi, saya juga akrab.
Begitupun di Batang sama saja, akrab sama pak Bintoro (mantan bupati Batang) tetapi sebatas hanya kegiatan antar pejabat vertikal setempat.
Ada pengalaman berkesan, lucu atau unik selama tugas di Solo Bareng Pak Jokowi?
Untuk beberapa pengalaman berkesan, di antaranya saat kejadian bom di Gereja Kepunton, Solo (2011) waktu itu bareng Pak Jokowi di lokasi kejadian. Pak Jokowi dari saat itu sudah punya inisiator yang tak pernah kita duga.
Dia tanya ke saya soal mencari cara merecovery wilayah solo selepas bom.
Ia kemudian mengundang pelajar -pelajar dari negara sahabat baik dari negara Asia dan Eropa Timur untuk ke solo mengadakan standing party. Waktu itu belum ada sebulan recovery bom, artinya beliau punya visi sangat jauh terkait dengan wilayah.
Kesan lainnya, beliau juga selalu datang di mana problem itu ada. Semisal ketika ada anggota saya ditembak mati di Pos Polisi Matahari Solo (2012), Pak Jokowi datang menemani saya sampai ikut menyolati jenazah korban dengan saya.
Begitupun saat saya jadi Kapolresta Solo yang mana kantor polres dibom (2016) Saya dipanggil Pak Jokowi yang saat itu sudah jadi Presiden. Saya diperintah supaya mengangkat moril anggota selepas bom.
Kemudian ikuti pelaku satu-satu, beliau memerintahkan supaya kita melekat sebagai anggota polri, kita perlu upaya preemtif untuk nempel ke pelaku. Habis itu, muncul Satgas di wilayah Solo jangan sampai ada ledakan bom lagi di Solo.
Solo beda dengan daerah lain Solo menjadi menarik bagi pelaku (teroris) karena ada banyak organisasi dan tokoh fundamental.
Keberagamannya sangat kompleks hal itu yang menjadi barometer bahwa solo itu merupakan representasi negara yang kompleks sehingga melahirkan pimpinan yang dia betul-betul menjadi problem solving. Buktinya sudah banyak, semisal Presiden dari Solo.
Apa tips bisa melesat sampai menduduki posisi tertinggi di Polda Jateng?
Sebenarnya saya tidak bisa menjawab karena pangkat dan jabatan itu amanah yang harus dilakukan.
Hanya saja, kunci saya, orang itu harus tahu siapa dan dari mana sehingga bisa membawa diri.
Regenerasi Dalam Korupsi, Sosok Dua Sekda Klaten Rugikan Negara Rp6,8 M Kasus Sewa Plasa |
![]() |
---|
Berdayakan Potensi Desa/Kelurahan, 1.750 Koperasi Merah Putih di Jateng Sudah Operasional |
![]() |
---|
Masih Kalah Dari Subang, Buruh Tuntut Kenaikan UMK 2026 Jadi Rp 3,7 Juta di Kota Semarang |
![]() |
---|
Kunjungan Menko Zulkifli Hasan Diwarnai Aksi Buruh Tuntut Kenaikan Gaji 8,5 Persen Tahun 2026 |
![]() |
---|
Zulkifli Hasan Apresiasi KDKMP Yang Beroperasi di Jateng Tertinggi di Indonesia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.