Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Hari Tari Dunia, Ratusan Siswa Menari Bersama di CFD Jalan Lawu Karanganyar

Ratusan siswa SMP di Kabupaten Karanganyar memperingati Hari Tari Dunia dengan menari bersama di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Lawu pada Minggu (28

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Ratusan siswa menampilkan Tari Tri Dharma saat peringatan Hari Tari Dunia di CFD Jalan Lawu Kabupaten Karanganyar, Minggu (28/4/2024) pagi. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Ratusan siswa SMP di Kabupaten Karanganyar memperingati Hari Tari Dunia dengan menari bersama di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Lawu pada Minggu (28/4/2024) pagi.

Dari pantauan di lokasi, terlihat Penjabat (Pj) Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar berbaur dengan anak-anak dan menari bersama.

Kepala Disdikbud Karanganyar, Agam Bintoro menyampaikan, ada lima Pokja yang tampil mengisi peringatan Hari Tari Dunia yang digelar di kawasan CFD.

Tari yang ditampilkan merupakan karya anak-anak seperti Tari Karang Tumandang dan Tari Tri Dharma.

Sesuai dengan petunjuk dari Pj Bupati Karanganyar, terangnya, tari tersebut nantinya dapat disebarluaskan ke masyarakat Karanganyar dan dapat ditampilkan untuk mengisi acara-acara pemerintahan sebagai tarian khas dari Bumi Intanpari.

"Karang Tumandang ilham dari Nyi Ageng Karang, prajurit perempuan, juga Tari Tri Dharma yang menceritakan tentang Raden Mas Said," katanya kepada Tribunjateng.com.

Dia menambahkan, dinas nantinya akan rutin menggelar kegiatan kesenian untuk meramaikan CFD. Setiap Pokja, lanjutnya, akan mengisi secara bergantian di kawasan CFD setiap bulan sekali.

Pj Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan, akan menggelar kegiatan semacam ini untuk memperingati Hari Tari Dunia setiap tahunnya. Pihaknya merencanakan akan menggelar tari massal dengan skala yang lebih besar lagi.

"Ini dicari momentum menggairahkan berkesenian, menggali budaya sekaligus anak-anak kita mencintai budaya tari karena itu melembutkan," terangnya. (Ais).

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved