Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

TMMD Sengkuyung di Jatiyoso Karanganyar, Kades: Petani Sangat Terbantu

Para petani terbantu dengan adanya betonisasi jalan dalam program TMMD Sengkuyung Tahap II 2024 di Desa Jatipuro, Kecamatan Jatipuro, Karanganyar.

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: raka f pujangga
dokumentasi Diskominfo Karanganyar
Pj Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi, Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Andri Army Yudha Ardhitama dan Kapolres Karanganyar, AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy memulai pengecoran akses pertanian di Desa/Kecamatan Jatipuro, Rabu (8/5/2024) siang.    

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Para petani terbantu dengan adanya betonisasi jalan dalam program TMMD Sengkuyung Tahap II 2024 di Desa/Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II secara resmi dibuka dengan dengan dilaksanakannya upacara di Lapangan Desa Jatipuro pada Rabu (8/5/2024). Dalam upacara tersebut dihadiri Pj Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi, Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Andri Army Yudha Ardhitama, dan jajaran Forkopimda.

Baca juga: TMMD Reguler ke-120 Kodim 0707/Wonosobo Resmi Dibuka, Sasar Sarpras dan Akses Jalan di Desa Timbang

Ada beberapa kegiatan yang digelar dalam TMMD Sengkuyung Tahap II yang digelar selama 30 hari terhitung 8 Mei 2024 hingga 6 Juni 2024.

Seperti betonisasi jalan, pembangunan talut, RTLH serta sasaran non fisik seperti pengobatan gratis, penyuluhan serta sosialisasi terkait wawasan kebangsaan, narkotika dan lainnya.

Total anggaran yang dialokasikan dalam program tersebut senilai Rp 634,7 juta yang bersumber dari APBD provinsi serta kabupaten, Baznas Karanganyar serta swadaya masyarakat.

Kepala Desa (Kades) Jatipuro, Rakino menyampaikan, warga khususnya para petani merasa terbantu dengan adanya TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Jatipuro.

Pasalnya ada sejumlah sasaran kegiatan utamanya pengecoran akses pertanian dan RTLH.

"Dulu tidak ada akses jadi petani harus memutar untuk ke lahan dan mengangkut hasil pertanian. Warga kerja bakti membuat akses. Kalau musim hujan susah dilewati, akhirnya ini dibeton," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu siang.

Dia menuturkan, ada 23 hektare lahan pertanian di sekitar akses yang dibangun tersebut.

Baca juga: PJ Gubernur Jateng Sebut TMMD Mampu Sejahterakan Masyarakat, Contohnya di Bergas Kidul Semarang

Menurutnya dengan adanya perbaikan akses pertanian tersebut akan membantu mobilitas para petani.

"Akses warga ke lahan mudah dan hasil pertanian dapat diangkut dengan mudah," tuturnya. (Ais) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved