Berita Nasional
Banjir Sumatra Barat: 61 Orang Meninggal, 14 Belum Ditemukan
Ilham mengatakan, 14 orang masih dinyatakan hilang usai Sumbar dilanda banjir bandang dan tanah longsor sepekan yang lalu.
TRIBUNJATENG.COM - Beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Sumatra Barat diterjang banjir bandang dan tanah longsor pada Sabtu (11/5/2024) dan Minggu (12/5/2024).
Operasi pencarian korban memasuki hari ketujuh.
Penyebab banjir dan tanah longsor Sumbar adalah hujan deras dengan durasi panjang yang diperparah dengan banjir lahar dari material erupsi Gunung Marapi.
Baca juga: Martis Kehilangan Warung dan Mobil saat Banjir Bandang Menerjang
Wilayah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor Sumbar, yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Padang.
Terkait bencana tersebut, Pemerintah Provinsi Sumbar telah menetapkan masa tanggap darurat sampai Minggu (26/5/2024).
Jumlah korban meninggal banjir Sumbar
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Ilham Wahab, mengatakan bahwa jumlah korban meninggal akibat banjir bandang dan tanah longsor di wilayahnya mencapai 61 orang hingga Sabtu (18/5/2024) pagi.
Sebelumnya, rilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, jumlah korban meninggal akibat bencana tersebut sebanyak 67 orang berdasarkan data data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops).
Ilham menjelaskan, jumlah korban meninggal akibat banjir bandang dan tanah longsor Sumbar mengalami perubahan setelah dilakukan penyesuaian data antara posko dengan data kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil).
“Iya (data mengalami perubahan),” ujar Ilham ketika dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (18/5/2024).
Sebaran korban meninggal berada di Agam sebanyak 22 orang, Tanah Datar 27 orang, Padang Panjang dua orang, Padang Pariaman tiga orang, Padang dua orang, dan yang belum teridentifikasi sebanyak lima orang.
14 orang masih hilang
Ilham mengatakan, 14 orang masih dinyatakan hilang usai Sumbar dilanda banjir bandang dan tanah longsor sepekan yang lalu.
Kendati demikian, BPBD Sumbar masih melanjutkan operasi pencarian hingga Sabtu.
“Untuk pencarian masih dilakukan,” tandasnya.
| Bhayangkara U-20 Soal Tendangan Kungfu Pemainnya Alberto Hengga: Di Situ Ada Provokasi |
|
|---|
| PSSI Tegaskan Sanksi Tegas Menanti Alberto Hengga Usai Viral Tendangan Kungfu di Semarang |
|
|---|
| Nus Kei Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara, 2 Pelaku Ditangkap |
|
|---|
| Jusuf Kalla Blak-Blakan Sebut Jokowi Jadi Presiden Karena Dirinya: Kasih Tau Termul Itu |
|
|---|
| KPK Endus Potensi Korupsi KIP Kuliah, Pejabat Diduga Ikut Intervensi 68,7 Persen Kuota Penerima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/erjadinya-banjir-bandang-update-terbaru-43-orang-dinyatakan-meninggal.jpg)