Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN Saizu Purwokerto

Jadi Pembicara Nasional, Akademisi UIN Saizu Beri Pembekalan Metode Sholat Bahagia di UIN Lampung

Dr Muhammad Nurhalim dari UIN Saizu menjadi Pembicara Nasional di UIN Raden Intan Lampung, membawakan Bimtek Metode Sholat Bahagia berbasis syari'at

Editor: Editor Bisnis
ist
Jadi Pembicara Nasional, Akademisi UIN Saizu Beri Pembekalan Metode Sholat Bahagia di UIN Lampung 

Jadi Pembicara Nasional, Akademisi UIN Saizu Beri Pembekalan Metode Sholat Bahagia di UIN Lampung

TRIBUNJATENG.COM - Akademisi Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Dr Muhammad Nurhalim menjadi Pembicara Nasional di UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan berlangsung di Aula Asrama 1 Gedung C Ma'had Al-Jami'ah kampus setempat.

Dalam kesempatan itu, Dr Muhammad Nurhalim mengisi Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Metode Sholat Bahagia. Yakni sebuah metode sederhana berlandaskan syari'at, teori psikologi dan neuro linguistic programming. Sasaran adalah mahasantri Ma'had Al-Jami'ah UIN Raden Intan Lampung.

Menurutnya metode ini merupakan hasil mini research pada tahun 2017. Kemudian diperdalam lagi dalam Penelitian R&D Litabdimas Kementerian Agama Tahun 2022. Metode ini dikembangkan berdasarkan kajian terhadap dalil tentang sholat, teori psikologi dan aplikasi Neuro Linguistik Programming.

"Pengembangan metode ini dilatarbelakangi oleh temuan awal bahwa banyak pelaku sholat ketika sholat tidak merasakan apa-apa (hambar), tidak merasa enjoy, tidak menjadi tenang, hanya sebagai penggugur kewajiban bahkan terkadang dianggap menjadi beban," ungkapnya Senin (20/5/2024)

Dia menjelaskan, Metode Sholat Bahagia ini bukanlah sholat jenis baru. "Sama sekali bukan. Hanya sedikit sentuhan aplikasi teori psikologi dan Neuro Linguistik Programming sebelum melaksanakan sholat, agar muncul kebahagian penuh syukur selama menjalani sholat," beber dia.

Karena, lanjut dia, dilakukan sebelum sholat maka tidak merubah syarat rukun sholat itu sendiri. "Saya teringat salah satu ceramah Gus Baha yang menegaskan bahwa sholat tidak boleh menjadi problem. Sehingga kita harus melatih agar sholat itu gak boleh jadi problem," tutur dia.

Pihaknya berharap, dengan adanya pengembangan metode ini, menjadi salah satu ikhtiar agar sholat tidak lagi menjadi problem atau beban. "Syukur menjadi salah satu cara sederhana berbahagia bersama Tuhan. Bagi yang berminat mempelajari, insyaallah saya siap sharing," akunya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved