Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pengabdian Masyarakat

Warga Desa Kalikesek Dapat Pelatihan Mengelola Potensi Umbi Lokal

Program Equity Universitas Diponegoro Semarang (Undip) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN JATENG/Franciskus Ariel
Foto bersama - Tim Program Equity Universitas Diponegoro Semarang (Undip) di sela kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Wisata Kalikesek, Kabupaten Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program Equity Universitas Diponegoro Semarang  menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Optimalisasi Budidaya Umbi Lokal Berbasis Filosofi Kaizen untuk Mendukung SDGs Ketahanan Pangan di Desa Wisata Kalikesek, Kabupaten Kendal.

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi umbi lokal sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mengusung pendekatan filosofi Kaizen yang menekankan pada perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam proses budidaya hingga pengolahan produk berbasis umbi.

Baca juga: Geger Temuan Kerangka Manusia di Tumpukan Sampah Sungai Citarum, Identitas Belum Diketahui

Baca juga: 1.747 Jemaah Calon Haji Kota Semarang Siap Diberangkatkan, Ini Jadwal Resminya

Pendekatan ini dinilai relevan untuk mendorong inovasi berbasis potensi lokal sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat desa wisata.

Kegiatan ini juga menghadirkan pembicara dari Thailand, Kanokporn Rodkhian, yang memberikan perspektif internasional terkait pengembangan potensi lokal berbasis komunitas. 

Kehadiran akademisi dari Thailand tersebut disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Kepala Desa Wisata Kalikesek – Sulistyo mengaku bahwa dengan hadirnya tamu dari luar negeri diharapkan memberikan dorongan warga untuk memajukan UMKM.

“Warga pastinya sangat antusias, kami diajari bagaimana memanfaatkan umbi salah satu hasil pertanian kita yang jarang dilirik untuk diolah, rupanya banyak sekali manfaatnya. Selain itu juga kegiatan ini berdampak pada produktivitas UMKM,” ujarnya dalam rilis yang diterima tribunjateng.com Kamis (16/4/2026) malam.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung pengolahan umbi menjadi produk bernilai tambah, seperti cookies berbahan dasar umbi lokal. Peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan yang dipandu oleh tim pengabdian.

Arik Annas selaku Sekretaris BUMDES Sriwulan Makmur menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang aplikatif.

“Kegiatan ini sangat berharga. Kami langsung mencoba praktik membuat olahan umbi menjadi cookies,” katanya.

Melalui kegiatan ini, tim Program Equity berharap masyarakat Desa Wisata Kalikesek mampu mengoptimalkan potensi umbi lokal secara berkelanjutan, serta memperkuat kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek ketahanan pangan.

Adapun kegiatan ini dialngsungkan apada 11–12 April 2026 di Desa Sriwulan, Kabupaten Kendal dipimpin oleh Reny Wiyatasari, dengan anggota tim Irfan Murtadho Yusuf.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan mitra internasional dalam mendorong inovasi berbasis kearifan lokal. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved