Jepara
Sejarah Tradisi Perang Obor di Jepara, Bermula dari Pertikaian yang Berujung Keberkahan
Tradisi Perang Obor di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara memiliki sejarah panjang.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rival al manaf
Kobaran api di kandang membuat hewan-hewan yang semula sakit langsung lari tunggang-langgang dan menjadi sehat.
"Melihat hewan-hewan ternak kembali sehat, akhirnya keduanya mengakhiri perang obor," tuturnya
Kepada anak cucunya, kemudian dua leluhur tersebut berwasiat untuk melestarikan perang obor sebagai tolak balak.
"Untuk mengingat peristiwa ini, kemudian setiap tahun dilakukan tradisi perang obor sebagai tolak balak sekaligus sedekah bumi atas hasil panen dan ternak yang melimpah," ungkapnya .
Hal serupa disampaikan, Kepala Desa Tegalsambi, Agus Santoso menambahkan bahwa tradisi ini disesuaikan dengan ajaran agama Islam seiring perkembangan zaman.
Oleh karena itu, tradisi perang obor diawali dengan rangkaian panjang sejak 35 hari sebelum pelaksanaan.
"Mulai dari barikan atau ziarah makam leluhur, selametan, wayangan dan sedekah bumi," kata Agus.
Sebagai informasi tambahan, bahwa perang obor nanti malam akan dilaksanakan di Desa Tegalsambi pukul 18.00 WIB, Senin (20/5/2024).(Ito)
| Remaja 17 Tahun di Jepara Jadi Korban Pengeroyokan Teman Bermain PS |
|
|---|
| Piutang Pajak Kendaraan di Jepara Capai Rp 128 Miliar, Penagihan Door To Door Jadi Jalan Ninja |
|
|---|
| 1 Truk Punya 16 QR Code dan 18 Pelat Nomor, Cara Penimbun BBM Subsidi di Jepara Kelabuhi Petugas |
|
|---|
| Driver Ojol di Jepara Ikuti Edukasi Keselamatan Berkendara dari Polisi Lalu Lintas |
|
|---|
| Tiga RPH Jepara Bakal Direhab Banprov Rp 750 Juta |
|
|---|