Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemilu 2024

Bawaslu Kendal Lantik 60 Panwaslu Kecamatan, Harus Siap Jika Ditelepon Malam-malam

Sebanyak 60 petugas Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kendal 2024 telah

|
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sebanyak 60 petugas Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kendal 2024 telah mengambil sumpah janji pelantikan di Pendopo Aldila Resto Kendal, Jumat (24/5/2024).


Pelantikan dipimpin langsung ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal, Hevy Indah Oktaria.


Setelah resmi dilantik, Hevy mengingatkan tugas Bawaslu tidak bisa diwakilkan. Sehingga para Panwascam yang telah dilantik harus bisa mengikuti ritme kerja.

 

Apalagi Panwascam tersebut belum memiliki pengalaman maupun latar belakang dalam dunia politik.


"Harus siap jika ditelepon malam, karena itu tugas Bawaslu jadi harus siap. Apalagi yang masih baru masuk di Bawaslu belum punya pengalaman," katanya saat memberi pengarahan kepada petugas Panwascam, Jumat (24/5/2024).


Hevy menjelaskan, setelah dilantik menjadi petugas Panwascam, mereka juga harus siap 'kehilangan' hari libur selama menjalani masa kerja.


"Tidak ada istilah hari libur. Ini merupakan resiko yang harus diterima sebagai seorang anggota Panwascam dengan masa kerja kurang lebih 8-9 bulan ini," tegasnya.


Dilanjutkannya, kerja Panwascam pada Pilkada Kendal 2024 bisa lebih menguras tenaga. Terlebih, masa kampanye peserta calon bupati - wakil bupati hanya 58 hari.


"Di sisi lain kita mungkin agak 'selow' dengan batasan hari kampanye. Tapi tentunya mereka para calon akan lebih gencar dalam kampanyenya," paparnya.


Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki berharap masyarakat bisa lebih berpartisipasi aktif pada Pilkada Kendal kali ini. 


Ia menekankan kepada masyarakat menolak tegas praktik politik uang untuk menciptakan Pilkada damai.


"Ini merupakan hal krusial. Harus kita optimalkan keterlibatan masyarakat, organisasi massa, pemantau pemilu maupun media untuk turut mengawasi jalannya setiap tahapan pilkada serentak," sambungnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved