UIN Saizu Purwokerto
Mahasiswa UIN Saizu dan Pemuda Candiwulan Diajarkan Cara Gali Potensi Desa
Mahasiswa UIN Saizu dan Pemuda Candiwulan Diajarkan Cara Gali Potensi Desa
Mahasiswa UIN Saizu dan Pemuda Candiwulan Diajarkan Cara Gali Potensi Desa
TRIBUNJATENG.COM - Pemerhati Pemberdayaan Masyarakat di Komunitas Perempuan Penggerak Desa, Apik Anitasari Intan Saputri menyampaikan, ada sejumlah potensi dan kekuatan generasi milenial dalam pembangunan ekonomi di masyarakat kita.
"Generasi milenial merupakan generasi digital native, yang aktif dengan kewirausahaan, yang memiliki kreativitas dan inovatif serta terhubung dengan teknologi digital yang baik. Ini menjadikan mereka memiliki jaringan networking yang luas," ungkapnya.
Hal itu disampaikan dalam Seminar Millennial Creative : Optimalisasi Potensi Generasi Milenial yang Produktif terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat, Jumat (24/5/2024). Kegiatan digelar Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto.
Lebih lanjut dijelaskan, dalam pengetahuan mengenai penguasaan teknologi, generasi milenial saat ini mahir menggunakan teknologi dan internet. Milenial terbiasa berkomunikasi online, mengakses informasi, dan berbelanja secara online.
Mereka menyukai multi-tasking, generasi milenial terbiasa melakukan beberapa aktivitas sekaligus, seperti bekerja sambil browsing internet atau menonton video. Menghargai efisiensi dan kecepatan, generasi milenial menginginkan informasi dan layanan yang cepat dan mudah diakses.
"Output yang diharapkan dari seminar ini adalah kesadaran dari generasi milenial untuk dapat mendorong dan mendukung bisnis serta produk inovatif, kreatif, yang ramah lingkungan dan berkelanjutan," ungkapnya.
Generasi muda baik para mahasiswa UIN Saizu Purwokerto maupun pemuda-pemudi Desa Candiwulan juga diberikan pemahaman mengenai potensi bisnis apa saja yang bisa dikelola desa dan masyarakat di era globalisasi ini.
Seminar berlangsung dengan sangat antusias dengan banyak pertanyaan dari peserta, antara lain bagaimana cara mengatur keuangan bisnis, kiat kia tapa saja yang harus dimiliki oleh generasi milenial dalam membangun bisnis.
Bagaimana meningkatkan produk desa melalui optimalisasi generasi milenial, program pelatihan lanjutan yang diinginkan oleh Desa Candiwulan sebagai penutup sesi diskusi seminar tersebut dan sesi diskusi dijelaskan dengan detail oleh narasumber acara.
Di akhir sesi, narasumber juga menyampaikan pesan secara keseluruhan, generasi milenial adalah generasi yang tangguh dan beradaptasi. Mereka telah menghadapi banyak tantangan, tetapi mereka juga telah menunjukkan kemampuan yang luar biasa untuk mengatasi rintangan.
Dengan kerja keras, tekad, dan sedikit dukungan, generasi milenial dapat mencapai apa pun yang kalian inginkan.
| Cek Kesiapan Akreditasi PGMI, FTIK UIN Saizu Perkuat Mutu dan Targetkan Hasil Maksimal |
|
|---|
| Resmi! UIN Saizu Perpanjang Waktu Pembayaran UKT hingga 20 April 2026, Ini Jadwal Lengkapnya |
|
|---|
| LPPM UIN Saizu Gelar Coaching Clinic, Dorong Dosen Tembus Hibah Nasional |
|
|---|
| UIN Saizu Gandeng UI GreenMetric, Perkuat Strategi Kampus Berkelanjutan |
|
|---|
| Prodi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Saizu Jalani Asesmen Lapangan, Perkuat Mutu dan Integrasi Keilmuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/uin-saizu-2705-1538.jpg)