Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Literasi Digital

Bijak Bersosmed Tanpa Cyberbullying, Kominfo Gelar Nonton Bareng

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembalj menggelar Nobar Literasi Digital bertema Bijak Bersosmed Tanpa Cyberbullying.

Editor: rival al manaf
SETKAB RI
ILUSTRASI Seorang warga sedang melintasi Gedung Kemenkominfo di Jakarta. 

TRIBUNJATENG, BUMIAYU - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembalj menggelar Nobar Literasi Digital bertema Bijak Bersosmed Tanpa Cyberbullying.

Acara ini fokus pada edukasi bijak dalam bersosmed.

Nobar akan digelar pada Rabu (12/6/ 2024) secara zoom dari SMA Bumiayu.

Pengguna internet di tanah air dari tahun ke tahun terus bertambah.

Seiring penambahannya, ancaman di dunia digital juga semakin meningkat.

Peran pemerintah memberi edukasi kepada masyarakat menjadi sangat penting, terutama edukasi literasi digital sejak dini.

Laporan Survei Internet Indonesia yang disusun oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJII) per 2021-2022, tingkat penetrasi internet pada anak usia 5-12 tahun mencapai 62,43 persen.

Pada anak usia 13-18, penetrasi internetnya sebesar 99,16 persen.

Sebanyak 90,61 persen anak usia 13-18 tahun tersebut mengakses internet melalui gawai.

Ada pula hasil penelitian Center For Digital Society (CfDS) per Agustus 2021 bertajuk Teenager-Related Cyberbullying Case in Indonesia yang dilakukan kepada 3.077 siswa SMP dan SMA usia 13-18 dari 34 provinsi di Indonesia.

Hasil penelitian terkait cyberbullying tersebut menyebutkan sebanyak 1.895 siswa (45,35 persen) pernah menjadi korban, sementara 1.182 siswa (38,41 % ) menjadi pelaku.

Dr. Anton Susanto, SE.MT.I
Kepala BPSDMP Kominfo Yogyakarta Kementerian Kominfo mengatakan, indeks literasi digital Indonesia pada 2023 berada di level 3,65 dari skala 1-5 poin.

Angka ini termasuk kategori "tinggi" dan meningkat selama 3 tahun terakhir.

"Perkembangan teknologi mendorong pergeseran nilai atau bahkan disrupsi nilai-nilai luhur dalam berperilaku masyarakat. Upaya literasi digital sekaligus untuk membentuk, etika pelajar lebih sopan saat menggunakan media sosial, serta mencegah Cyberbullying," ungkap Anton

Dia menambahkan, dunia digital sudah menjadi dunia yang dibutuhkan oleh pelajar saat berkomunikasi dengan keluarga atau pun komunitas di lingkungan sekolah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved