Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Inilah Tampang Pria Yang Viral Bentak Mobil Pribadi Karena Dikira Taksi Online

Inilah tampang pria yang membentak sopir mobil pribadi karena dikira mobil taksi online.

Editor: raka f pujangga
Tiktok
Inilah Tampang Pria Yang Bentak Mobil Pribadi Karena Dikira Taksi Online, Padahal Jemput Ayah Pulang Haji 

Protes tarif murah tersebut tertulis dalam berbagai spanduk dan poster yang mereka bawa dan bentangkan.

Mereka menganggap pemberlakuan tarif murah ini menurunkan pendapatan mereka sebagai mitra aplikasi di tengah sepinya pesanan.

Mereka pun meminta agar pemerintah mendorong perusahaan aplikasi menaikkan tarif tersebut.

Penanggung jawab aksi Yulinda Rambing, mengatakan jika dirinci, pengemudi ojek online hanya menerima Rp1.500 per kilometer dari tarif bawah Rp2.500.

Sedangkan, pengemudi taksi online hanya menerima Rp2.500 per kilometer dari tarif bawah sebesar Rp3.500 saat menerima pesanan.

"Tapi itu belum potongan sampai 30 persen. Jadi pada saat terima bersih oleh driver itu hanya Rp2.500 per kilometer, untuk kendaraan roda empat," kata Yulinda di sela aksinya.

Ia mengatakan besaran tarif tersebut sangat merugikan pengemudi ojek online dan pengemudi taksi online.

Karenanya, pihaknya mendorong pemerintah untuk memanggil pihak aplikator supaya mengikuti tarif yang ditentukan pemerintah.

Yulinda melanjutkan tarif bawah dan tarif atas diberlakukan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 118 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus.

Pihaknya berharap agar pihak aplikasi mengikuti peraturan pemerintah tentang tarif bawah dan tarif atas.

"Yang diharapkan kita tidak neko-neko, minimal aplikator mengikuti aturan pemerintah, tarif Rp3.500. Cuma memang ada tim negosiasi memang tuntutan kita di atas itu, Rp5.000," kata dia.

Baca juga: Penyebab Driver Taksi Online Seret Seorang Wanita Sejauh 10 Meter, Videonya Viral

Menurutnya, pengendara yang mengikuti aksi mencapai 3.000 orang dari 80 komunitas di Bandung.

Semuanya merupakan mitra yang berasal dari berbagai aplikasi seperti Gojek, Grab, In Drive dan Maxim.

Seorang pengemudi ojek online yang telah menjadi mitra salah satu aplikasi sejak 2017, Andri, mengatakan potongan yang diberlakukan oleh penyedia aplikasi sangatlah besar, sekitar 30 persen. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul VIRAL Curhat Dibentak Sopir Ojol Saat Jemput Ayah Pulang Haji, Sampai Sumpah, Dikira Taksi Online

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved