Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wonosobo

Mengisi Libur Sekolah, Puluhan Siswa di Wonosobo Menginap di Rumah Warga, Mengenal Seni Budaya

Mengisi libur sekolah, puluhan anak sekolah SD dan SMP di Wonosobo mengikuti kegiatan manarik di Kampung Sukoyoso.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: rival al manaf
Ist. Komunitas Jalan Pintas Pratika Indah Wonosobo 
Mengisi libur sekolah, puluhan siswa di Wonosobo mengikuti kegiatan English Camp dengan menginap di rumah warga. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Mengisi libur sekolah, puluhan anak sekolah SD dan SMP di Wonosobo mengikuti kegiatan manarik di Kampung Sukoyoso, Kelurahan Pagerkukuh dengan konsep menginap di rumah warga.


Kegiatan ini diinisiasi oleh komunitas Jalan Pintas bekerja sama dengan siswa dari Neo English Club Smansa Wonosobo dan warga Sarikem Berseri.


Founder Komunitas Jalan Pintas Pratika Indah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman berharga dalam belajar bahasa Inggris secara menyenangkan kepada anak-anak selama liburan sekolah.


Para peserta English Camp tidak hanya mengikuti game edukasi bahasa Inggris, tetapi juga menjelajahi keindahan Kampung Sukoyoso melalui tur yang dipandu oleh penduduk setempat. 


"Kegiatan ini berlangsung pada 29-30 Juni. Untuk kelas belajar berbahasa Inggris dan model home living baru pertama di Wonosobo," ucapnya, Senin (1/7/2024).


Mereka juga belajar melukis batu, sebuah keterampilan seni tradisional Wonosobo, dari budayawan terkemuka, Pak Agus Wuryanto. 


Selain itu, puncak acara diisi dengan pementasan seni pantomim dan sesi nyanyi yang menghibur.


English Camp ini diikuti oleh 42 siswa SD dan SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Wonosobo


Mereka tidak hanya belajar bahasa Inggris dengan metode yang menyenangkan, tetapi juga menghargai seni dan budaya lokal. 


"Dengan menginap di rumah warga, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar yang unik, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat, memperkaya pemahaman mereka tentang kehidupan pedesaan," ucapnya.


Dengan demikian, Wonosobo English Camp tidak hanya menjadi ajang belajar bahasa Inggris, tetapi juga merangsang rasa kebersamaan dan penghargaan terhadap kekayaan budaya lokal. 


Melalui kolaborasi antara komunitas, sekolah, dan masyarakat, acara ini berhasil menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi para peserta, menjadikan liburan sekolah mereka lebih bermakna dan mendidik.


"Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap liburan sekolah dengan durasi lebih lama dan kapasitas peserta Iebih banyak," tandasnya. (ima)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved