Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wonosobo

Desa Maduretno Wakili Wonosobo di Ajang Rumah DataKu Tingkat Nasional 2025

Rumah DataKu (RDK) Langgeng Kencana di Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, terpilih sebagai wakil Kabupaten Wonosobo.

Editor: rival al manaf
Ist. Diskominfo Wonosobo 
RUMAH DATAKU 2025 - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat ditemani Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Wonosobo, Dyah Retno S saat mengikuti wawancara Rumah Dataku Tingkat Nasional melalui Zoom Meeting berlangsung di Command Center Setda Wonosobo, Selasa (24/6/2025). Desa Maduretno mewakili Wonosobo di ajang Apresiasi Rumah DataKu Tingkat Nasional 2025. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Rumah DataKu (RDK) Langgeng Kencana di Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, terpilih sebagai wakil Kabupaten Wonosobo dalam ajang Apresiasi Rumah DataKu Tingkat Nasional Tahun 2025. 

Keikutsertaan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam membangun keluarga yang berkualitas dan desa yang berbasis data akurat.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyampaikan bahwa kehadiran Rumah DataKu sangat penting dalam proses pembangunan desa.

"Sebagai Kepala Daerah, saya berkomitmen mendukung sepenuhnya keberadaan Rumah DataKu sebagai pusat data dan informasi kependudukan di tingkat mikro. 

Kami bersyukur, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Wonosobo kini telah membentuk Kampung Keluarga Berkualitas yang terintegrasi dengan Rumah DataKu," ungkapnya, Selasa (24/6/2025).

Rumah DataKu Langgeng Kencana menjadi perhatian nasional karena berhasil mengelola data kependudukan secara digital melalui platform Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Inovasi ini mempermudah pembaruan data dan pemanfaatannya untuk perencanaan pembangunan serta pelayanan administrasi.

Lebih dari sekadar tempat menyimpan data, Rumah DataKu kini menjadi pusat pengelolaan dan pembaruan data yang dinamis dan sistematis. 

Data yang dikumpulkan terus diperbarui dan digunakan untuk berbagai kebutuhan pembangunan desa.

"Rumah DataKu ini telah menjadi sarana pelayanan administrasi desa berbasis data, sekaligus ruang interaksi warga dan media edukasi masyarakat terkait isu-isu kependudukan. 

Semoga Desa Maduretno bisa mengharumkan nama Wonosobo di tingkat nasional," lanjut Bupati.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak. 

Pemerintah desa, dinas terkait, kader, bidan desa, dan masyarakat bersatu dalam mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.

Menurut Bupati, data bukan hanya angka, tapi dasar untuk membangun desa yang lebih baik.

"Dengan data yang akurat dan termutakhir, pembangunan menjadi lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved