Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

BPBD Kudus Siapkan Langkah Penanganan Bencana Kemarau

BPBD Kudus telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi untuk menghadapi bencana saat musim kemarau.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Rezanda Akbar D
BPBD Kudus Dropping air bersih untuk membantu korba kekeringan saat musim kemarau pada tahun lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi untuk menghadapi bencana saat musim kemarau.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Kudus, Mundir menjelaskan, bencana yang berpotensi terjadi di Kabupaten Kudus saat musim kemarau ini antara lain kekeringan dan kebakaran. 

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp120 juta untuk penanganan bencana.

Anggaran tersebut termasuk untuk mengantisipasi kekeringan di sejumlah desa, saat ini pihaknya menyiapkan sekitar 10 mobil tangki dengan kapasitas 500 liter untuk melakukan droping air.

Selain itu, pihaknya akan melibatkan kerja sama dengan CSR perusahaan, pemdes serta swasta untuk sekuyung menangani bencana di Kudus.


"Antisipasi kekeringan, kemungkinan tetap suplai air, bisa dari kami, kerjasama dengan Pamsimas desa atau meminta bantuan CSR perusahaan," sebutnya.

Kendati demikian, dari informasi BMKG yang Mundir terima, dia menyebut potensi bencana musim kemarau di Kabupaten Kudus tahun ini tidak separah tahun kemarin.

Meskipun begitu, dia tetap berpesan kepada masyarakat supaya ikut melakukan langkah upaya pencegahan bencana.

"Termasuk menyiapkan desa-desa tanggap bencana (destana), saat ini sudah ada 57 desa yang tanggap bencana mandiri," jelasnya.

Selain itu, Mundir menjelaskan saat ini juga sudah mulai sering terjadi bencana kebakaran lahan. Sehingga, dia berpesan kepada masyarakat untuk tidak mudah membakar sampah sembarangan.

"Sampah seharusnya tidak boleh dibakar, apalagi ditinggal. Karena bisa memicu untuk menjalar ke sekitar sehingga rawan terjadi kebakaran," pungkas Mundir. (Rad)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved