Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Kebakaran Kantor Pemkab Ogan Komering Ulu, Ruang Kerja Pj Bupati Ludes

Kebakaran melanda Kantor Pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, Senin (16/7/2024) malam.

Tayang:
CHRONICLES
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, OKU - Kebakaran melanda Kantor Pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, Senin (16/7/2024) malam.

Ruang kerja bupati serta protokol mengalami kerusakan karena api menjalar cukup besar dan membakar habis seluruh isi ruangan.

Menurut Penjabat (Pj) Bupati OKU Teddy Meilwansyah, kebakaran berlangsung sekitar pukul 20.45WIB.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 10 Rumah Kontrakan di Jakarta Utara

Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian setelah petugas Damkar turun ke lokasi.

Kantor Bupati Ogan Komering Ulu Sumatra Selatan terbakar
Kantor Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan terbakar pada Senin (15/7/2024) malam. Kebakaran tersebut mengakibatkan ruangan protokol serta tempat kerja Bupati mengalami kerusakan karena hangus terbakar. (Dokumentasi Warga)

"Ruangan yang terbakar adalah sebagian protokol dan ruang (kerja) bupati terbakar habis," kata Teddy, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (16/7/2024).

Teddy menjelaskan, ia belum mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut.

Namun, polisi pada Rabu (17/7/2024) akan datang ke Pemkab OKU untuk melakukan olah TKP.

"Jadi penyebab kebakaran menunggu hasil dari Inafis Polda Sumsel, kita belum bisa menduga-duga api dari mana," ujarnya.

Meski ruang kerjanya terbakar, Teddy mengaku tidak membuat sistem Pemerintahan OKU menjadi terganggu.

Ia pun akan menggunakan ruang lain termasuk rumah dinas sebagai tempat kerja.

"Bisa di kantor inspektorat, kantor asisten ataupun juga rumah dinas.

Kalau ada rapat, di situ juga bisa digunakan.

Tergantung kebutuhannya,"jelasnya.

Terpisah, Sekda Kabupaten OKU Dharmawan Iriyanto menyatakan bahwa tidak ada dokumen penting yang berada di ruang Bupati begitu juga dengan barang yang berharga.

"Yang terbakar ruang bupati dan protokol, Insya Allah tidak ada dokumen penting yang terbakar," jelasnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved