Menilik Proses Pembuatan Sabun Susu Thalita Berbahan Susu Sapi Murni
Menilik Proses Pembuatan Sabun Susu Thalita Berbahan Susu Sapi Murni di Desa Sumogawe Kabupaten Semarang. Produksnya sudah ekspor ke beberapa negara
Setelah pelatihan selesai, para peternak semangat dan antusias untuk membuat produk olahan dari susu. Dengan modal yang sangat besar, mereka membuat kelompok-kelompok kecil untuk mempermudah pengerjaan. Akan tetapi keterbatasan dari peternak ialah turun untuk mengurus bisnis, sedangkan passion mereka hanyalah peternak sapi perah. Akhirnya UMKM terpaksa tutup.
Yuli, salah satu peternak sapi perah tetap mencoba membuat produk sabun susu, namun hanya untuk oleh-oleh bagi para tamunya. "Awalnya hanya iseng cuma buat tamu yang datang, akan tetapi dipaksa oleh konsumen untuk terus membuat produk sabun susu, alhamdulillah masih bisa berkembang hingga sekarang," imbuhnya.
Setelah dijalani dengan konsisten, produk sabun susu ini sudah memiliki distributor di berbagai wilayah Indonesia dan mancanegara. UMKM ini diberi nama "Sabun Susu Thalita" yang akan terus berkembang sebagai tempat edukasi dan berhasil lolos menjadi salah satu Wirausaha Unggul Bank Indonesia (WUBI) sejak tahun 2014.
Pembuatan Sabun
Dalam pembuatan sabun susu, dibutuhkan beberapa bahan seperti susu sapi segar, minyak kelapa, minyak kelapa sawit, parfum, minyak zaitun, dan soda sabun. Setelah semua bahan tersedia, campurkan minyak kelapa dan minyak kelapa sawit, aduk searah jarum jam.
Setelah tercampur merata, masukkan susu segar kemudian aduk hingga mengental. Setelah tercampur rata, masukkan parfum kemudian aduk kembali. Terakhir, masukkan soda sabun dan campur hingga merata.
Setelah semua bahan sabun susu kalis, masukkan kedalam cetakan yang telah disiapkan. Tuang secara merata dan tunggu sekitar satu-dua jam agar bisa dilepas dari cetakan. Setelah sabun mengeras, lepas dari cetakan kemudian packing sabun ke wadah yang telah disiapkan. Produk ini berbeda dengan yang lain karena memiliki komposisi 40 persen susu murni dan 60 persen minyak bibit. (Fasya Zalianti, Mahasiswa UIN Salatiga Jurusan KPI magang di Tribunjateng.com).
Supiyah Warga Getasan Kabupaten Semarang Tercebur Sumur Sedalam 7 Meter, Terjebak Hampir 30 Jam |
![]() |
---|
Kriminal Kabupaten Semarang, dari Mobil Pencuri Tomat Hancur Dirusak Warga hingga Premanisme |
![]() |
---|
Kronologi Mobil Pencuri Tomat di Getasan Kabupaten Semarang Dirusak Warga yang Emosi |
![]() |
---|
Viral Maling Tomat di Getasan Semarang Terciduk Warga, Mobil Pelaku Hancur Dirusak Massa |
![]() |
---|
Nyoblos di Dekat Rumahnya di Getasan Semarang, Calon Bupati Ngesti Nugraha Disambut Tari Prajuritan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.