Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSIS

Ini Alasan Pelatih PSIS Gilbert Agius Masih Beri Sedikit Menit Bermain untuk Boubakary Diarra

Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius masih terus mencadangkan salah satu gelandang andalannya asal Prancis, Boubakary Diarra dalam tiga

TRIBUNJATENG/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Pemain PSIS Semarang Boubakary Diarra dalam uji coba versus Unsa Surakarta di Lapangan Kick Off POJ Semarang, Rabu (24/7/2024) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius masih terus mencadangkan salah satu gelandang andalannya asal Prancis, Boubakary Diarra dalam tiga uji coba beruntun tim Mahesa Jenar saat menghadapi tim PON Jateng, Bhayangkara FC dan Unsa Surakarta.


Diarra baru diberi kesempatan main saat menghadapi Unsa Surakarta, Rabu (24/7/2024) kemarin.


Itupun ia tampil di 15 menit akhir babak kedua.


Hal ini karena Diarra diketahui menjadi pemain terakhir yang bergabung dalam pemusatan latihan tim jelang bergulirnya Liga 1 2024/2025.


Faktor terkendala administrasi keberangkatan ke Indonesia yang menjadi alasan Diarra terpaksa baru tiba di Indonesia belum lama ini.


Mantan pemain tim nasional Mali U-20 tersebut baru menjalani latihan perdana di PSIS pada 13 Juli lalu.


Menurut Gilbert Agius, kondisi fisik Diarra belum pulih atau belum setara dengan rekan setimnya yang lain sehingga menit bermain diberikan secara bertahap.


"Saya lihat fisiknya masih perlu ditingkatkan lagi. Tapi pelan-pelan, harapannya sampai kick off Liga 1, dia sudah dalam peak performance untuk bermain," ungkap Gilbert usai laga melawan Unsa Surakarta kemarin di Lapangan Kick Off POJ Semarang. Dalam laga tersebut PSIS berpesta gol 9-0.

 

Dibagian lain, Gilbert menyebut timnya masih harus terus bekerja keras jelang Liga 1 2024/2025 bergulir.


"Saya senang dengan tim yang bermain sampai di menit 75. Saya menilai merupakan permainan yang bagus untuk melihat bagaimana para pemain bermain. Hampir semua, kita coba hari ini," ungkapnya.

 

Dalam tiga laga uji coba PSIS sejauh ini, tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang itu selalu meraih kemenangan. Tapi, Gilbert menegaskan ia tidak mengincar hasil akhir.


"Soal hasil 9-0 (Melawan Unsa Surakarta), saya tidak melihat hasil. Lagipula lawan kita sore ini levelnya ada dibawah kita. Saya senang karena banyak hal yang kami bisa kembangkan kedepan. Sistem permainan yang baru, ide baru, dari musim sebelumnya dengan banyaknya pemain baru musim ini," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved