Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Kata Aktivis Pecinta Hewan dan Psikolog Soal Perilaku NY Bapak Kos Pemakan Kucing Semarang

Pria berinisial NY (63) pemakan daging kucing Semarang telah diamankan kepolisian untuk pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran pidana.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda
dok Polrestabes Semarang.
Sosok NY ketika diamankan kepolisian di rumahnya akibat memakan daging kucing dengan alasan untuk menyembuhkan sakit diabetesnya di Gunungpati, Kota Semarang, Rabu (7/8/2024). 

Probo menilai, setidaknya ada dua penyebab pria pemakan kucing melakukan aksinya dari segi psikis, pertama, yang bersangkutan mempercayai mitos sehingga mengabaikan dari segi medis yang belum ada penelitian yang membenarkan daging kucing sebagai obat diabetes.

"Pria ini diduga masih percaya mitos tanpa melihat dari segi medis ketika melakukan hal tersebut," tuturnya.

Probo melanjutkan, pria pemakan kucing juga perlu dipastikan apakah penyakit diabetesnya sudah menahun sehingga kebingungan lantas mendorongnya untuk melakukan berbagai cara untuk sembuh.

Padahal penyakit diabetes tidak bisa disembuhkan melainkan hanya bisa dikontrol.

"Mungkin dia sudah menempuh cara medis tapi capek dan putus asa, hal itu perlu di-assessment ke yang bersangkutan," bebernya.

Untuk diketahui, merupakan pemilik kos-kosan di belakang Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Polisi yang mendatangi kediaman NY , Rabu (7/8/2024) siang, menemukan beberapa tulang belulang diduga tulang kucing dan bangkai kepala kucing.

Tim Inafis Polrestabes Semarang juga ikut turun menangani kasus ini.

Tempat yang digunakan untuk memakan dan mengolah daging kucing seperti belakang rumah dan kamar NY telah dipasangi garis polisi.

Kepada polisi, NY mengaku, telah memakan daging kucing sekira 10 ekor dalam 1 tahun terakhir.

Dia membunuh kucing dengan dipukul lalu dagingnya diolah dengan cara direbus.

Alasan dia konsumsi kucing karena untuk mengobati penyakit gula darahnya.

Polisi juga membawa tenaga medis untuk membuktikan alasan NY.

Hasil pemeriksaan medis, gula darah NY memang di atas normal yakni gula darah 185 mg/dL.

Selepas dari lokasi kejadian, polisi juga membawa sejumlah barang bukti seperti pisau dapur, penanak nasi, tulang kucing dan lainnya.

"Kucing yang dibunuh NY itu kucing liar. Dia terakhir makan tanggal 5 Agustus kemarin," ucap Kapolsek Gunungpati Kompol Agung Raharjo. (Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved