Minggu, 31 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN SAIZU Purwokerto

PSGA UIN Saizu Gandeng Mahasiswa KKN Beri Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini di Kebumen

Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini di Desa Pringtutul, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, Rabu (7/8/2024).

Tayang:
istimewa
Ketua PSGA UIN Saizu Purwokerto, Dr Ida Novianti bersama mahasiswa KKN dan masyarakat usai Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini di Desa Pringtutul, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, Rabu (7/8/2024). 

Media : tribun jateng
Kanal : pendidikan
Sub kanal : uin saizu
Topik : uin saizu purwokerto

Note : teks uin saizu di hyperlink ke 


Caption Foto:

 (Foto: Dok UIN Saizu)

=========================

TRIBUNJATENG.COM - Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, mengadakan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini di Desa Pringtutul, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, Rabu (7/8/2024).

Ketua PSGA UIN Saizu Purwokerto, Dr Ida Novianti menyebutkan, kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dilakukan berkat kerjasama sinergis antara PSGA UIN Saizu dengan Mahasiswa KKN Kelompok 20 UIN Saizu Purwokerto.

Kegiatan berlangsung pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB di Balaidesa Pringtutul. "Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena dampak positifnya dapat menurunkan angka perceraian," ungkapnya.

Selain itu juga menurunkan angka kematian ibu muda dan bayi serta 1001 permasalahan rumah tangga lainnya. Salah satu dosen di UIN Saizu Purwokerto itu menyebutkan, penyebab pernikahan dini umumnya adalah kondisi ekonomi.

Kemudian adanya dorongan dari orang tua, serta pergaulan bebas dan adanya sistem budaya. Beberapa penyebab diantaranya memiliki korelasi seperti kondisi ekonomi yang kurang baik dapat menjadi penyebab orang tua mendorong anak untuk melakukan pernikahan dini.

Hal tersebut dapat menyebabkan banyaknya anak yang putus sekolah dan lingkaran kemiskinan yang tidak terputus. Topik pembahasan kali ini cukup menarik untuk ibu-ibu Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang menjadi peserta dari sosialisasi ini.

Peserta cukup antusias dibuktikan dengan beberapa orang yang mengajukan pertanyaan terkait pergaulan bebas pada anak, cara mengedukasi anak usia remaja dan bagaimana cara mengedukasi mengenai dampak negatif dari pernikahan dini kepada orang yang lebih tua.

Semoga acara ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait dampak negatif dari pernikahan dini pada semua kalangan. Sehingga, dapat menurunkan angka perceraian, stunting, kematian ibu muda dan bayi serta permasalahan lainnya.

Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan potensi dari sumber daya manusia generasi baru di Desa Pringtutul Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen.

UIN Saizu Maju, UIN Saizu Unggul!!!

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved