Blora
PDIP Blora Belum Tentukan Sikap di Pilkada Blora 2024
Padahal PDIP di Blora termasuk partai yang memiliki perolehan kursi terbanyak kedua di DPRD Blora, setelah PKB.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Arah politik PDIP di Pilkada Blora 2024 hingga saat ini masih belum terlihat.
Padahal PDIP di Blora termasuk partai yang memiliki perolehan kursi terbanyak kedua di DPRD Blora, setelah PKB.
Pada hasil Pemilu 2024, PKB memperoleh 11 kursi, sedangkan PDIP memperoleh 8 kursi.
Antara PKB dan PDIP, terlihat memiliki sikap atau strategi yang berbeda untuk menghadapi Pilkada yang bakal digelar 27 November 2024 nanti.
Baca juga: Gandeng Bapak Angkat, Cara Pemkab Kembangkan Peternakan Sapi dan Pertanian di Blora
Baca juga: Ratusan Pendukung Bacabup Tegal Perseorangan Geruduk Kantor Bawaslu, Tuntut Hal Ini
Saat ini PKB sudah terang-terangan mantap mengusung pasangan Arief Rohman dan Sri Setyorini (Asri), sekaligus gencar melakukan komunikasi ke partai-partai politik untuk diajak bergabung.
Tentu hal itu, berbeda dengan sikap PDIP yang masih terbilang senyap.
Apakah PDIP bakal ikut bergabung mengusung pasangan Asri, atau sebaliknya membuat poros baru melawan Asri.
Andaikan membuat poros baru, PDIP tentu perlu koalisi dengan partai lain, untuk memenuhi syarat minimal partai atau koalisi partai mengusung cabup dan cawabup.
Sebab syarat partai pengusung cabup dan cawabup minimal memperoleh 9 kursi (20 persen dari total 45 kursi DPRD).
Alternatifnya, PDIP bisa menggandeng Golkar atau PPP. Diketahui perolehan kursi Golkar di DPRD yaitu 5 kursi, sedangkan untuk PPP memperoleh 3 kursi.
Apalagi, hingga saat ini Golkar dan PPP belum menurunkan rekom nya di Pilkada Blora 2024.
Kader PDIP Blora, Tri Yuli Setyowati, hanya menjawab singkat saat ditanya terkait arah politik PDIP di Pilkada Blora.
"Belum ada, belum ada. Kalau PDIP itu kan tegak lurus (Ikut instruksi DPP-red), tegak lurusnya belum ada, ya sudah," katanya, saat ditemui Tribunjateng, usai menghadiri acara peluncuran inovasi Literasi Statistik dan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) oleh BPS Blora, di Ruang Pertemuan Setda, Jumat (9/8/2024).
Saat ditanya terkait, apakah PDIP punya rencana untuk mengusung kader internal PDIP sendiri, perempuan yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Blora itu, juga menjawabnya dengan singkat.
"Nggak tahu saya, belum ada. Belum ada perintah dari pusat, intinya tegak lurus," ujarnya singkat, sembari berjalan dan langsung masuk ke dalam mobil, meninggalkan lokasi acara.(Iqs)
| Program Bongkar Ratoon Tebu di Blora Sisakan Persoalan, Ada Keluhan Petani |
|
|---|
| Jalan Kunduran–Ngawen Rusak Parah, Pemprov Jateng Janji Perbaikan Beton Dimulai September |
|
|---|
| Rayakan 5 Tahun Berdiri, MPP Blora Gelar Ngopi Sinergi dan Bazar UMKM |
|
|---|
| Buntut Aksi Tumpah Tebu Petani Blora, Manajemen Hingga Mesin Pabrik Gula GMM Akan Diganti |
|
|---|
| Respons Pabrik Gula GMM Blora Setelah Para Petani Tebu Gelar Aksi Demo: Kami Sudah Bentuk Tim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Kader-PDIP-Blora-Tri-Yuli-Setyowat.jpg)