Berita Pekalogan
SOSOK Ridhowi dan Farida, Kakak Beradik Anak Penjual Pindang Jadi Anggota DPRD Pekalongan
Ahmad Ridhowi dan Umi Farida, kakak beradik asal Desa Pangkah, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, berhasil menorehkan prestasi gemilang.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Ahmad Ridhowi dan Umi Farida, kakak beradik asal Desa Pangkah, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, berhasil menorehkan prestasi gemilang.
Pasalnya, kakak dan adik ini dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Pekalongan periode 2024-2029.
Sebelum acara pelantikan, keduanya membagi-bagikan ikan pindang ke warga sekitar alun-alun Kajen, Rabu (14/8/2024).
Ahmad Ridhowi dan Umi Farida merupakan anak keempat dan ketujuh dari pasangan almarhum Tasakhur dan Mundriyah, penjual ikan pindang di Pasar Doro, Kabupaten Pekalongan.
"Saya dan adik menjadi anggota dewan lantaran, ingin mewujudkan harapan orang tuanya. Terutama, bapaknya yang sudah meninggal dunia."
"Kami berdua ini adalah keluarga yang serba kekurangan. Tapi, dengan doa orang tua dan dukungan masyarakat, kami bisa berada di sini," kata Ahmad Ridhowi anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Partai PAN.
Baca juga: 45 Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Terpilih, 20 Orang Wajah Baru
Baca juga: DPRD Kabupaten Pekalongan Setujui Raperda RPJPD Tahun 2025-2045
Ia menceritakan, menjadi anggota DPRD ini adalah untuk mewujudkan keinginan dari orang tua.
"Bapak selalu bilang, yang penting itu berbuat baik dan memberi manfaat bagi sesama. Itu yang jadi motivasi utama kami."
"Saya dari dapil 3 dan adik dari dapil 5," ucapnya.
Bahkan, saat pencalonan ia, dan adik membuat jargon 'Seduluran Saklawase'.
Artinya, jadi atau tidak bersama masyarakat akan menjadi saudara selamanya.
"Bismillah, kami berniat mencalonkan diri sebagai anggota dewan," imbuhnya.
Ahmad Ridhowi mengungkapkan, menjadi anggota DPRD Kabupaten Pekalongan prosesnya sangat panjang. Harus dengan gigih dan doa dari orangtua untuk prosesnya.
"Jadi kami itu anak orang yang tidak punya, tapi dengan gigih dan doa orangtua, serta masyarakat alhamdulilah menjadi anggota DPRD."
"Kami bertekad menjunjung tinggi harkat martabat orangtua, keluarga besar dan seluruh masyarakat yang hadir," ungkapnya.
| Meski Bupati Terjaring OTT, DPRD Tetap Terima LKPJ 2025 Pemkab Pekalongan |
|
|---|
| 150 Pemulung dan Relawan TPST di Kota Pekalongan Terima Bantuan Akibat Penutupan TPA Degayu |
|
|---|
| Pemkot Pekalongan Jalankan Program UHC, Warga Bisa Berobat Gratis dengan KTP |
|
|---|
| Peringati HBN 2024, Ribuan Warga Kota Pekalongan Flasmob Berbatik |
|
|---|
| Kecewanya Warga Wuled Tirto Pekalongan, Demo Seminggu 2 Kali pun Mereka Siap Agar Kades Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wi-dan-Umi-Farida-membagikan-ikan-pi.jpg)