Berita Semarang
Tebar Biji Pohon Pakai Ketapel, Cara Cukupi Pakan Kera yang Overpopulasi di Goa Kreo Semarang
Keberadaan kera ekor panjang dan Goa Kreo Semarang tidak dapat dipisahkan. Sayangnya, kera-kera yang berada di kawasan Waduk Jatibarang ini telah ov
Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Keberadaan kera ekor panjang dan Goa Kreo Semarang tidak dapat dipisahkan.
Sayangnya, kera-kera yang berada di kawasan Waduk Jatibarang ini telah overpopulasi.
Jumlah kera disebut kini telah mencapai 3 ribu ekor lebih. Imbasnya, kera sampai turun ke permukiman warga untuk mencari makan.
Tak tangung-tangung, kera bisa berkelana hingga sejauh 10 kilometer dari habitatnya.
Berangkat dari kondisi ini, Forum Potensi Relawan Semarang (FPRS) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang menggelar kegiatan Merti Bumi.

Acara ini bertajuk Tilek Sedulur Tuwo Gua Kreo, Plinteng Wineh Wanoro Langgeng atau bersilaturahmi ke saudara tua, melemparkan biji untuk hutan lestari.
Kegiatan yang dilakukan persis di peringatan HUT Ke-79 RI ini bagian ikhtiar memenuhi pakan para kera dengan kegiatan menanam dan menebar benih pohon.
"Saudara tua kita di Gua Kreo itu para kera yang saat ini kondisinya butuh perhatian. Mereka overpopulasi dan kurang pakan," ujar Ketua FPRS Semarang sekaligus koordinator acara, Rimba, Sabtu (17/8/2024).
Untuk memenuhi pakan kera, Rimba menggerakkan para relawan untuk menaman bibit dan menebar biji pohon.
Penebaran biji dilakukan dengan cara dilontarkan pakai ketapel supaya benih-benih itu bisa mencapai ke lokasi yang tak terjangkau.
Oleh karena itu, pihaknya menerjunkan satu unit perahu untuk mengelilingi kawasan Waduk Jatibarang.
"Biji yang ditebar berupa biji pepaya karena mudah tumbuh dan cepat berbuah. Biji dibungkus dengan tanah sebagai pemberat, ketapel sebagai pelontar. Di manapun biji jatuh akan tumbuh karena sudah dilakukan percobaan," terangnya.
Dia menuturkan, upaya berikutnya dalam memenuhi pakan kera adalah dengan membuat lumbung pangan.
Relawan akan berperan menjadi bapak asuh bagi para kera dalam acara Jumat Berkah yakni setiap Jumat para kera akan diberikan makanan buah-buahan.
"Dari data pengelola Goa Kreo estimasi jumlah kera mencapai 3 ribu ekor. Nah, kami perlu membuat satu titik lokasi pusat pesta makanan bagi para kera," tuturnya
Dari TK hingga SMP, Anak-Anak Semarang Diajak Cinta Membaca |
![]() |
---|
Belum Kondusif, Doa Bersama Ojol untuk Affan di Semarang Terpaksa Batal |
![]() |
---|
Menolak Pulang! Ratusan Demonstran Bertahan di Gerbang Mapolda Jateng Meski Dihujani Gas Air Mata |
![]() |
---|
Sosok Ervina Demonstran Wanita Yang Disoraki Polisi Ternyata Seorang Barista |
![]() |
---|
Ratu Kalinyamat Jadi Inspirasi Film “Uttarani” Karya Mahasiswa SCU |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.